LANGIT7.ID, Sarajevo - Proses renovasi masjid abad ke-16 di Ibu Kota Bosnia dan Herzegovina rampung. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan turut hadir dalam pembukaan kembali masjid yang diberi nama Masjid Bascarija tersebut.
Erdogan menerangkan, Masjid Bascarsija merupakan salah satu simbol Kota Sarajevo. Menurutnya, Pemerintah Turki enam tahun lalu memutuskan untuk mengembalikan masjid tersebut ke kejayaannya dahulu.
Baca Juga: Profil Singkat Masjid Jogokariyan dan Sosok Ustadz Jazir di Balik LayarBerbicara dalam acara peresmian itu, Erdogan mendesak ummat Islam untuk membawa anak-anak mereka ke masjid. Dia menegaskan, masjid merupakan pusat pengetahuan, kebijaksanaan, pembelajaran, dan pengajaran serta simbol semua anggota agama Islam. Bahkan, nonmuslim sakelipun juga diterima di dalam masjid.
"Kita harus memastikan bahwa teman-teman nonmuslim kita bisa datang ke sini dengan tenang, tanpa ragu atau takut. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang berkontribusi pada renovasi masjid ini. Semoga Allah memberkati saudara-saudara kita di Sarajevo yang akan menghidupkan kembali masjid dengan doa, dzikir, dan ibadah mereka," kata Erdogan saat pembukaan Masjid Bascarija, Sarajevo, Jumat (27/8/2021).
Masjid Bascarsija dibangun pada tahun 1527 di alun-alun Bascarsija di pusat Sarajevo. Situs itu rusak parah akibat kebakaran pada 1697. Pada 1762, cat dan pahatan masjid diperbarui Mehmed Pasha Muhsinovic.
Baca Juga: Bolehkah Shalat Witir tanpa Diawali Tahajud atau Qiyamul Lail?Selama perang Bosnia antara 1992 dan 1995, kubah masjid, menara, dinding luar, dan interior rusak parah. Direktorat Yayasan-Yayasan Turki baru-baru ini melakukan renovasi tambahan pada bagian struktur dan kubahnya.
Dikenal karena akustiknya yang kuat, masjid bersejarah ini dinyatakan sebagai monumen nasional pada 2006. Sekarang masjid tersebut diperbaiki Direktorat Yayasan-Yayasan Turki. Erdogan pada, Jumat (27/8/2021) tiba di Sarajevo, pemberhentian pertama dalam kunjungannya ke Balkan. Pada, Sabtu (28/8/2021) Erdogan akan tiba di Podgorica, Ibu Kota Montenegro, atas undangan Presiden Milo Djukanovic. (Sumber:
Anadolu Agency)
Baca Juga:
213 Hafidz asal Indonesia Ikuti Seleksi Imam Masjid untuk UEA
Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Dihubungkan Terowongan(asf)