LANGIT7.ID-, Riyadh- - Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi mengungkapkan perkiraan kondisi cuaca di kota suci
Mekkah dan Madinah selama musim haji mendatang.
Melansir
Saudi Gazette, Kamis (15/6/2023), NCM memperkirakan iklim Mekkah akan relatif panas dan kering pada siang hari dan sedang pada malam hari. Sementara suhu maksimum rata-rata 43,6 derajat Celcius dan minimum 29,6 derajat Celcius.
Selain itu, NCM menunjukkan bahwa kecepatan angin rata-rata berkisar antara empat dan 10 km per jam ke arah utara-barat laut. Kondisi ini menyebabkan badai debu juga penurunan jarak pandang horizontal.
NCM mencatat bahwa iklim di Madinah diperkirakan relatif panas dan kering pada siang hari dan sedang pada malam hari. Sedangkan suhu maksimum rata-rata selama musim haji adalah 43 derajat Celcius dan minimum 29,3 derajat Celcius.
Baca juga:
MUI Tegaskan Hewan Terjangkit LSD Ringan Sah Dijadikan KurbanPusat menunjukkan bahwa kecepatan angin rata-rata akan menjadi 12 km per jam. Angin akan aktif dari arah barat ke barat laut yang dapat menimbulkan badai debu, dan menyebabkan penurunan jarak pandang horizontal.
Tips Antisipasi Suhu Panas
Kondisi suhu yang cukup tinggi di Mekkah dan Madinah tentu berpengaruh pada kondisi kesehatan jamaah haji. Di samping itu, adanya perkiraan badai debu juga perlu diantisipasi oleh para jamaah.
Mengutip laman Kemenag, berikut tips menghindari dehidrasi saat cuaca panas:
1. Perbanyak makan dan minum, baik itu saat tidak haus atau lapar. Jamaah disarankan untuk menambah suplemen vitamin (elektrolit) dan membekali dengan oralit sebagai cairan dehidrasi.
2. Istirahat cukup agar imunitas atau daya tahan tubuh tinggi.
3. Terapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), selalu gunakan masker. Dan bila panas terik jamaah diimbau untuk menggunakan payung.
4. Basahi wajah menggunakan handuk basah atau semprotan air.

(ori)