Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Sandiaga Apresiasi Sineas Bayu Skak yang Bawa Unsur Lokal di Setiap Karya

tim langit 7 Ahad, 16 Juli 2023 - 10:45 WIB
Sandiaga Apresiasi Sineas Bayu Skak yang Bawa Unsur Lokal di Setiap Karya
Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi sineas Bayu Skak yang memasukkan unsur-unsur lokal di setiap filmnya
LANGIT7.ID-, Surabaya- - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi sineas Bayu Skak yang memasukkan unsur-unsur lokal di setiap filmnya.

Sandiaga mendorong Bayu Skak terus memperkuat konten lokal termasuk mengambil lokasi syuting di berbagai destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif.

Dia juga menyebut, Bayu Skak adalah salah satu pelaku ekonomi kreatif yang telah membuktikan bahwa nilai-nilai lokal memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan.

"Karya dari Bayu Skak adalah sebuah terobosan karena memasukkan sepenuhnya unsur budaya Jawa dalam film yang kemudian diapresiasi sangat luas oleh masyarakat," kata Sandiaga saat berbincang dengan Bayu Skak dalam sebuah acara di Surabaya, Sabtu (15/7/2023).

Baca juga:Santri Jadi Penggerak Ekonomi dan Pendorong Penciptaan 4,4 Juta Lapangan Kerja

Bayu Skak yang awalnya dikenal sebagai seorang komik (sebutan untuk pelaku Stand Up Comedy) belakangan juga terjun sebagai konten kreator dan kemudian memberanikan diri membuat film. Dalam karyanya, Bayu Skak menjadikan bahasa dan budaya Jawa sebagai dialog dan latar utama dalam keseluruhan film.

Dikemas dengan cerita berbalut komedi, film-film karya Bayu Skak terbukti menarik perhatian besar masyarakat. Film pertamanya, "Yo Wis Ben" mendapat lebih dari sejuta penonton. Sekuel dan film ketiga "Yo Wis Ben" pun banyak ditonton. Bayu Skak juga memproduksi serial Lokadrama "Lara Ati" yang tayang di salah satu platform layanan streaming tanah air.

Menparekraf mendorong Bayu Skak untuk terus berkarya dan memperkuat konten lokal termasuk syuting di berbagai destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif. Sehingga memberikan dampak yang besar terhadap kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya terhadap penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja.

"Banyak produk ekonomi kreatif yang bisa diangkat dalam cerita di film-film Bayu Skak, mulai dari baju, tas, dan juga kuliner. Karya-karya kreatif dari peserta AKI juga bisa dimasukkan dalam cerita. Dan selanjutnya saya mendorong agar Bayu Skak juga bisa syuting di berbagai destinasi wisata tanah air," kata Menparekraf Sandiaga.

Bayu Skak mengaku tertantang untuk memasukkan unsur-unsur budaya, terutama budaya Jawa dalam film karena ingin membuktikan bahwa nilai-nilai lokal juga menarik untuk dijadikan ide karya kreatif.

"Kita punya beragam budaya yang memiliki nilai-nilai universal yang bisa kita angkat. Masalah bahasa saya tidak khawatir, karena kalau nonton film Korea kita juga tidak perlu harus bisa bahasa Korea, kan?" kata Bayu Skak.

Ia sepakat dengan Menparekraf Sandiaga bahwa film merupakan salah satu medium yang tepat dalam mempromosikan destinasi wisata maupun produk ekonomi kreatif. Selama ini, dikatakan Bayu Skak, dirinya juga sudah kerap memasukkan berbagai produk ekonomi kreatif dalam karyanya. Termasuk mengajak banyak pelaku-pelaku seni daerah dalam hal ini pemain Ludruk untuk turut serta berakting dalam filmnya.

"Kita tidak boleh merasa minder dengan apa yang kita lakukan. Kita harus berani maju, jangan takut ataupun goyah kalau dibilang karya kita tidak akan berhasil. Anggap itu sebagai motivasi dan semangat kita dalam berkarya," kata Bayu Skak.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)