Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Pandangan Wantimpres Soekarwo tentang Ketahanan Pangan Indonesia

tim langit 7 Selasa, 03 Oktober 2023 - 10:00 WIB
Pandangan Wantimpres Soekarwo tentang Ketahanan Pangan Indonesia
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Soekarwo.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Indonesia belum bisa mencapai kedaulatan pangan karena masih memperkuat ketahanan pangan. Pernyataan ini diungkapkan Wantimpres, Soekarwo saat memberi kuliah umum di Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair).

“Indonesia saat ini masih mencapai tahap ketahanan pangan,” ujar Soekarwo di Gedung ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B Unair dikutip Selasa (3/10/2023).

Pada kuliah dengan tema Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju Tahun 2045, mantan gubernur Jatim ini menjelaskan, Undang-undang no. 18 tahun 2012 tentang Pangan menjelaskan kedaulatan pangan adalah hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan.

Adapun ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai perseorangan.. Saat ini Indonesia sudah mengalami perbaikan dalam indeks 60,2 peringkat 63 dari 113 negara dan peringkat 4 di ASEAN. “Indonesia sekarang berada di posisi nomor 4, setelah Singapura, Malaysia, dan Vietnam,” ucapnya.

Baca juga:AI Jadi Keniscayaan, Kenali Potensi Positif dan Negatifnya

Di Indonesia proses tata kelola kebijakan pangan memiliki beberapa badan, seperti Badan Pangan Nasional, Bulog, BUMN, dan Kementerian. Fungsi dari lembaga ini adalah untuk merencanakan kebutuhan-kebutuhan pangan.

Berdasarkan Peraturan Presiden no. 66 tahun 2021, Badan Pangan Nasional bertanggung jawab atas 9 jenis pangan di Indonesia seperti beras, jagung, kedelai, gula, bawang, daging, telur unggas, daging unggas, dan cabai.

Adapun Bulog memiliki dua tugas utama, yakni memberikan beras bagi keluarga penerima manfaat dan stabilisasi pasokan dan harga pangan. “Saat ini posisi stok beras Bulog mencapai 1.723.135 ton per 22 September 2023,” ujar mantan Gubernur Provinsi Jawa Timur itu.

Soekarwo menyebut masalah yakni berkaitan dengan proyeksi produksi nasional. Rata-rata konsumsi beras per bulan di Indonesia tinggi, sehingga dibutuhkan stok untuk menutupi kekurangan.

Oleh karena itu, produktivitas komoditas pangan perlu didorong melalui berbagai inovasi. Tidak hanya mendorong produksi namun juga efisiensi biaya agroinput agar dapat meningkatkan kesejahteraan produsen seperti petani dan peternak.

Salah satu inovasi dalam peningkatan produksi beras adalah dengan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (PRLB).

“Inovasi bisa dilakukan dengan penggunaan pupuk organik dan pemberian bantuan alat mesin pertanian, seperti di Ngawi,” imbuhnya.

Selain itu, solusi untuk ketahanan pangan beras juga dibagi menjadi dua yaitu on farm dan off farm. On farm berkaitan dengan adanya jaminan kepastian tersedianya sarana produksi, sedangkan off farm berkaitan dengan perubahan peran bulog menjadi offtaker untuk dibiayai APBN dan larangan oleh WTO terhadap Bulog dilakukan negosiasi

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)