LANGIT7.ID-, Jakarta- - Umat Islam dari berbgai daerah berkumpul menggelar Aksi Bela Aqsa di depan Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Pusat, Ahad (15/10/2023).
Dalam aksi itu, Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) menyerukan delapan poin yang ditujukan kepada rakyat Palestina, masyarakat internasional, masyarakat Indonesia, dan pemerintah Indonesia.
Aksi tersebut dilatarbelakangi upaya rakyat Palestina menjaga kesucian Masjid Al-Aqsa dan memperjuangkan kemerdekaan negara tersebut. Selain itu, KIBBM juga meminta zionis Israel menghentikan serangan udara ke Jalur Gaza, karena sudah ribuan warga sipil meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya mengalami luka-luka.
Baca juga:
Solidaritas untuk Rakyat Gaza, Ribuan Muslim Indonesia Gelar Aksi Bela AqsaBerikut delapan poin seruan KIBBM dalam Aksi Bela Aqsa, Ahad (15/10/2023):
1. Kepada rakyat Palestina agar tetap tegar dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya dengan Al-Quds sebagai ibukotanya. Indonesia berdiri bersama Palestina untuk perjuangannya tersebut; menolak propaganda penjajah yang ingin mengulang peristiwa Nakba dengan cara yang tidak berperikemanusisaan yaitu memblokade Gaza dari segala kebutuhan dasar hidup, lalu memaksakan mereka untuk meninggalkan tanah, rumah dan harta bendanya.
2. Kepada penjajah Zionis Israel untuk berhenti menampakkan sikap pengecut dengan menjadikan jutaan rakyat Palestina di Gaza sebagai sasaran perang dengan tembakan rudal ke area-area sipil. Penjajah tidak punya hak untuk memblokade rakyat Palestina dengan menghalangi hak-hak mendasar hidup dari pasokan air, pangan dan energi. Para pemimpin dunia dan pemangku kebijakan internasional bertanggung jawab untuk menghentikan pembantaian tidak berperikemanusiaan ini.
3. Kepada umat Islam di seluruh dunia untuk tidak berhenti ikut berjuang semaksimal kemampuan untuk mendoakan, mengangkat isu, menguatkan opini pembelaan serta melakukan aksi solidaritas dan bantuan kemanusiaan; demi menunjukkan solidaritas serta kesetiaan terhadap darah serta air mata Palestina yang telah tumpah untuk menjaga masjid Al-Aqsha, bumi Isra Rasulullah ?.
4. Kepada para pemimpin dunia Islam untuk menggunakan amanah kekuasaan yang Allah ? titipkan untuk mengeluarkan kebijakan yang membantu perjuangan kemerdekaan Palestina dengan Ibukotanya Al-Quds. Mendesak untuk segera mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk menyelamatkan rakyat Gaza yang terblokade dan terputus hak-hak asasinya.
5. Kepada Amerika, negara-negara Eropa atau negara manapun yang mengambil sikap mendukung Israel, agar berhenti bersikap standar ganda (munafik) dengan bersuara lantang saat Israel mendapat serangan, namun diam membisu saat Israel mempertontonkan pelanggaran terhadap kesepakatan internasional. Bahkan melalui media-media pro Israel membuat serta ikut menyebarkan berita bohong dan fitnah terhadap pejuang Palestina.
6. Kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk mewujudkan sikap-sikapnya yang selama ini telah dinyatakan dalam berbagai forum di dalam dan luar negeri, menjadi aksi yang lebih pro aktif, strategis dan sejalan dengan arah perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.
7. Kepada pegiat media massa dan media sosial untuk memberitakan kebenaran utuh, tidak memanipulasi fakta atau pun menggiring opini sesat terkait apa yang terjadi di Jalur Gaza.
8. Kepada masyarakat Indonesia untuk senantiasa bersiaga dan tidak lalai dalam kewajiban solidaritasnya dengan terus mengikuti perkembangan, menyebarkan informasi yang benar, menangkal opini sesat yang mengkhianati spirit konstitusi untuk melawan penjajahan dengan cakupan media apapun.
(ori)