Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home masjid detail berita

Mengapa Umat Islam Harus Berdoa?

Muhajirin Kamis, 23 November 2023 - 12:28 WIB
Mengapa Umat Islam Harus Berdoa?
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam Islam, berdoa merupakan ibadah. Namun, falsafah doa dalam Islam tidak hanya sekadar meminta dan memohon apa yang diinginkan kepada Allah SWT. Akan tetapi, doa merupakan bentuk penghinaan dan kerendahan diri di hadapan-Nya.

“Sang Maha Agung dan Maha Kuasa atas segala sesuatu termasuk mengabulkan apa yang diminta oleh hamba-Nya sehingga tidak tersisa sedikitpun rasa sombong dalam jiwa hamba tersebut,” kata pimpinan AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir (UBN), dalam kajiannya di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (22/11).

Doa dalam Islam juga merupakan manifestasi dari ketergantungan seorang hamba terhadap Allah, tidak kepada yang lainnya. Itu karena hanya Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, sehingga tidak sepantasnya seorang hamba lebih berharap kepada makhluk yang tidak mampu memberikan manfaat atau menolak bahaya sedikitpun.

Namun, kerap seseorang merasa doanya tidak dikabulkan, pada Allah berjanji akan mengabulkan doa setiap orang yang berdia. Harus dipahami, tidak selamanya yang dipanjatkan dikabulkan persis seperti yang diminta.

“Karena Rasulullah SAW menjelaskan bahwa doa kita itu dijawab dalam tiga bentuk, yaitu diberikan apa yang kita minta, dihindarkan dari keburukan yang setara dengan kebaikan yang kita minta atau disimpan sebagai bekal pahala kita nanti di akhirat,” ungkap UBN.

Namun, memang ada beberapa bentuk doa yang tidak diterima seperi doa yang dilakukan dengan tergesa-gesa.

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata, “Rasulullah SAW. bersabda: “Akan dikabulkan doa orang yang berdoa di antara kalian, selagi dia tidak tergesa-gesa. Yaitu ia berkata, ‘aku telah berdo’a tetapi tidak dikabulkan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Penyebab Doa Tidak Dikabulkan
Pertama, makanan harta yang haram. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana Dia memerintahkan para rasul-Nya dengan firmannya:

“Wahai Para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal shalihlah.” (Surat Al-Mukminun [23]: 51).

Dan Dia berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada kalian”. (Surat Al-Baqarah [2]: 172).

Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang melakukan perjalanan jauh dalam keadaan kumal dan berdebu. Dia memanjatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata : Yaa Rabbku, Ya Rabbku, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram, maka (jika begitu keadaannya) bagaimana doanya akan dikabulkan. (HR Muslim).

2. Tidak Yakin Dikabulkan dan tidak Sungguh-sungguh dalam Berdoa
Abu Hurairah RA meriwayatkan, Nabi SAW bersabda: “Berdoalah kepada Allah, disertai keyakinan kalian akan terkabulnya do’a kalian, dan ketahuilah oleh kalian, bahwa Allah tidak menerima do’a dari hati yang lupa lagi lalai.” (HR. Tirmizi, Hakim dan Baihaqi).

3. Berdoa Meminta Sesuatu yang Sebenarnya adalah Dosa atau Bentuk Pemutusan Silaturahmi
Abu Hurairah RA meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda: “Senantiasa akan dikabulkan doa seorang hamba selama dia tidak berdoa dalam perkara dosa, perkara yang memutus silaturrahim, serta selama tidak tergesa-gesa dalam do’anya”.

Salah seorang sahabat bertanya, ‘Apa yang dimaksud ketergesa-gesaan dalam doa Ya Rasulullah?’

Beliau mengatakan, “dia mengatakan aku telah berdoa, aku telah berdoa namun aku tidak melihat Allah mengabulkannya untukku’ kemudian ia pun berpaling dan meninggalkan doanya.” (HR Muslim).

“Semoga kita termasuk hamba Allah SWT. yang selalu berdoa kepada Allah SWT. sebagai bentuk ibadah, penghinaaan diri di hadapan Allah SWT. dan ketergantungan kita hanya kepada-Nya.”

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)