Rencana Pengadaan Multivitamin Rp2 Miliar untuk Legislator Disorot
ahmad zuhdiKamis, 02 September 2021 - 16:26 WIB
Ilustrasi multi vitamin untuk anggota DPR. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Rencana pengadaan multivitamin sebesar Rp2 miliar untuk legislator menimbulkan silang pendapat di internal kalangan DPR sendiri. Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin mendesak Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI segera mengklarifikasi soal pengadaan multivitamin sebesar Rp. 2 miliar.
"Sekjen DPR RI harus mengklarifikasi hal ini karena kami tidak pernah mendapatkan informasi apapun terkait pengadaan multivitamin untuk anggota DPR RI. Apalagi untuk membeli vitamin saja angkanya sangat fantastis hingga Rp2 miliar," kata Hasanuddin dalam keterangannya, Kamis (2/9).
Ia menjelaskan, pihaknya tak pernah mendapat informasi soal pengadaan multivitamin untuk anggota legislatif yang dianggarkan pada APBN. Hasanuddin mengungkapkan selama ini dirinya dan anggota DPR lainnya tidak pernah mendapat suplai vitamin dari negara.
Menurut anggota DPR Fraksi PDIP ini, pembelian vitamin merupakan kebutuhan pribadi yang semestinya dibebankan pada masing-masing anggota DPR.
"Pembelian vitamin mestinya menggunakan anggaran pribadi anggota DPR RI saja, tak perlu dibebankan pada negara. Apalagi saat ini rakyat juga sedang terpuruk karena pandemi, baiknya anggarannya dialihkan untuk kepentingan rakyat saja," ujarnya.
Belakangan, ramai diberitakan bahwa Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI menganggarkan Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 untuk pengadaan multivitamin. Dari situs lpse.dpr.go.id. tertera nama tender pengadaan multivitamin dengan pagu paket Rp2.096.080.000.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”