LANGIT7.ID-, Jakarta- - Aktris Nirina Zubir mengeluarkan pernyataan untuk mundur mendukung paslon capres-cawapres 2024. Hal tersebut disampaikan Nirina melalui Instagram pribadinya, Kamis (11/1/2024) malam.
"Dengan berat hati, Na menyatakan mundur dari menyuarakan dukungan kepada paslon capres dan cawapres di tahun 2024," kata Nirina Zubir lewat akun @nirinazubir_," dilihat Langit7.id, Sabtu (13/1/2024).
Bukan tanpa alasan, Nirina menyatakan mundur dari menyuarakan dukungan pada pilpres kali ini. Mantan VJ MTV ini mengungkapkan alasan, bahwa belum ada komitmen dari paslon capres cawapres 2024 tentang permasalahan mafia tanah.
"Sampai sekarang masalah tanah yang Na alami BELUM ADA JALAN KELUAR, masalah mafia tanah masih ada. Sejauh ini blm ada komitmen dari Calon Capres & Cawapres untuk masalah ini," lanjut pemeran Emak di film "Keluarga Cemara" ini.
Dia pun menantang ketiga paslon capres cawapres untuk membuktikan dan mengeluarkan komitmennya terhadap permasalahan mafia tanah.
"Hayo…sekarang adalah waktunya tuk membuktikan kalau ada yang bisa menyelesaikan masalah ini…Anda mau masyarakat percaya kan? Silahkan bapak-bapak… @aniesbaswedan, @cakiminow, @prabowo, @gibran_rakabuming @ganjar_pranowo , @mohmahfudmd," tukasnya.
Meski menarik dukungan terhadap tiga paslon, namun Nirina menegaskan dirinya akan tetap memberikan suaranya pada Pemilu nanti.
"Hanya saja jadi lebih cermat lagi saja memantau dan berharap ada capres dan cawapres yg mengangkat dan mau menyelesaikan permasalahan ini…sayang sekali kalau na sampe gak menggunakan hak suara na…," pungkasnya.
Dalam unggahan tersebut, Nirina juga mencurahkan kegundahannya pada Presiden Joko Widodo. Dia menyebut permasalahan orang tuanya belum juga terselesaikan.
"Oiya pak @jokowi masalah tanah orang tua saya belum juga terselesaikan pak…padahal bapak sudah memberikan instruksi langsung…kemudian saya bingung????" ungkap Nirina.
Padahal Jokowi, pada 22 Agustus 2022, telah memerintahkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk serius memberantas soal mafia tanah.
Seperti diketahui, Nirina Zubir dan keluarganya menjadi korban mafia tanah dengan nilai kerugiaan hingga Rp17 miliar.
Dari masalah tersebut, polisi telah menetapkan beberapa tersangka yaitu, mantan asisten rumah tangga (ART) keluarga Nirina Riri Khasmita, suami Riri, Endrianto.
Kemudian Faridah, Ina Rosainaz dan Erwin Riduan yang berprofesi sebagai Notaris PPAT, Moch Syaf Alatas (MAS), Ahmad Efrilliatio Ordiba (AEO) serta Cito (C).
(ori)