Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home masjid detail berita

Ustaz Adi Hidayat Bagikan 3 Cara Introspeksi Diri di Bulan Rajab, Apa Saja?

esti setiyowati Sabtu, 20 Januari 2024 - 23:00 WIB
Ustaz Adi Hidayat Bagikan 3 Cara Introspeksi Diri di Bulan Rajab, Apa Saja?
Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Rajab merupakan satu dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam. Empat bulan hurum dalam kalender hijriyah di antaranya Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

"Rajab adalah pembuka semua bulan kebaikan. Kalau kita nggak dapat Ramadhan, minimal Rajabnya dapat" kata pendakwah Ustaz Adi Hidayat.

UAH melanjutkan, begitu pentingnya bulan Rajab maka semua muslim wajib untuk mengetahui keistimewaannya.

Disebut bulan hurum karena adanya larangan untuk berbuat aniaya dan peperangan. Karena itu, dianjurkan untuk melakukan perbuatan baik, salah satunya dengan evaluasi diri agar dijauhkan dari perbuatan dzalim.

Ustaz Adi Hidayat (UAH) pun membagikan tiga cara berintrospeksi dengan tiga pendekatan utama.

"Kalau terkait dengan dosa-dosa keseharian maka lakukan dzikir Nabi Adam. Quran surat ke 7 ayat 23, saya yakin kita hafal," kata UAH dalam kajian "Keutamaan Bulan Rajab", dikutip dari channel Adi Hidayat Official, Sabtu (20/1/2024).

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمۡنَاۤ اَنۡفُسَنَا وَاِنۡ لَّمۡ تَغۡفِرۡ لَـنَا وَتَرۡحَمۡنَا لَـنَكُوۡنَنَّ مِنَ الۡخٰسِرِيۡنَ

Artinya: Keduanya berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah menzhalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi."

Baca juga:Keutamaan Rajab: Pahala Kebaikan Berlipat-lipat Ganda

"Bacakan itu minimal setelah kita selesai shalat. Perbanyak zikir tadi," lanjutnya.

Namun, UAH mengingatkan agar dzikir tersebut tak hanya di lisan tapi juga bayangkan persoalan yang dihadapi dalam hidup.

"Ketika dibacakan, mata Anda zalim, rasakan kezaliman itu. Ketika dengan orang tua tak bagus, bayangkan per buatan buruk yang sedang Anda kerjakan. Begitu Anda bacakan air mata Anda menetes, seketika ampunan Allah akan turun pada kita dan gugur perbuatan buruk yang pernah kita lakukan," urai UAH.

Kemudian, dosa yang terkait dengan aktivitas pekerjaan yang sedang dilakukan. UAH mencontohkan Nabi Yunus AS yang mendapat tantangan tinggi saat berdakwah.

Agar dapat keluar dari masalah pekerjaan dan terhindar dari segala keburukan, yaitu dengan dzikir Nabi Yunus tatkala terperangkap di perut ikan paus.

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Lā ilaha illa anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

Cara evaluasi diri selanjutnya yaitu dengan membaca dzikir Nabi Ayub AS bila sedang sakit atau terkena penyakit yang parah. Doa ini dibaca Nabi Ayub saat sakit tertuang dalam Al Qur;an surat Al Anbiya ayat 83.

أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Rabbahu anni massaniyad-durru wa anta ar-hamur-rahimin.

Artinya: Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan