Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 17 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

13 Kali Ditolak FK, Roy Malah Jadi Wisudawan Berprestasi Unair

tim langit 7 Ahad, 03 Maret 2024 - 13:00 WIB
13 Kali Ditolak FK, Roy Malah Jadi Wisudawan Berprestasi Unair
Roy Novri Ramadhan saat memberi sambutan pada prosesi wisuda Unair.
LANGIT7.ID-, Surabaya- - Prosesi wisuda Universitas Airlangga (Unair) periode 241 pada Sabtu (232024) menjadi momen paling istimewa Roy Novri Ramadhan. Dia tak hanya masuk dalam 1.063 wisudawan, tetapi Roy lulus dengan segudang pencapaian.

Roy pun didaulat menjadi perwakilan wisudawan untuk berbagi kisah. Dia bercerita jika momen tersebut terasa semakin istimewa ketika ia mengenang perjalanan panjangnya.

Di usianya yang masih 13 tahun, ia memilih untuk merantau dari tempat asalnya, sebuah kota kecil di Sulawesi Selatan, untuk memperjuangkan pendidikan.

Baca juga:Kurangi Angka Kecelakaan Lalu Lintas, ITS Modifikasi Aspal dari Limbah Lumpur dan Kelapa Sawit

Masih teringat jelas di benaknya tatapan penuh senyum dan lambaian tangan sang ibu tatkala harus melepaskan kepergiannya. Kendati demikian, ia tahu banyak perasaan yang bercampur aduk di balik senyum menawan yang ibunya tampilkan.

“Senyuman yang menyembunyikan kesedihan karena harus berpisah dengan anaknya, namun ada doa dan harapan bahwa anaknya akan kembali ke rumah dengan kesuksesan,” ungkap Roy seraya menatap ibunya yang hadir.



Roy mengungkapkan jika sedari kecil ia memiliki cita-cita untuk menjadi seorang dokter. Kendati demikian, bukan perkara yang mudah baginya untuk meraih semua yang ia dapatkan saat ini.

Sebelum akhirnya berkuliah di Unair, Roy mengaku jika ia pernah ditolak Fakultas Kedokteran (FK) sebanyak 13 kali. Pada masa itu, perasaan sedih, kecewa, dan ragu-ragu kerap kali membayangi langkahnya. Akan tetapi, ingatan bahwa ada orang tua yang selalu rela berkorban untuknya menjadi penguat proses perjuangannya.

“Merekalah kedua orang tua saya, Bapak Tasrif Labandu dan Ibu Irma Penolia, orang tua yang sangat hebat dan sangat saya cintai. Perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanpa syarat yang kalian berikan akan terus menjadi motivasi dan penuntun saya dalam melangkah ke depan,” ucapnya.

Terbayar dengan Segudang Pencapaian
Saat menjadi mahasiswa Unair, dia merasa seolah sedang membuka lembaran baru dalam hidupnya. Di salah satu universitas terbaik negeri itu, ia mendapatkan kesempatan untuk bisa mengembangkan potensi diri melalui program dan fasilitas yang telah tersedia.

Pada akhirnya, perjalanan panjang selama memperjuangkan pendidikan terbayar tuntas selama kiprahnya menempuh pendidikan hingga ia lulus.

Selama berkuliah, banyak pencapaian yang ia dapatkan, baik nasional maupun internasional, hingga saat ini ia berhasil menjadi Wisudawan Berprestasi FK UNAIR.

“Saya berkesempatan mengikuti program pertukaran pelajar ke Jepang, mendapatkan beasiswa, terlibat aktif dalam kegiatan penelitian, perlombaan, hingga pengabdian masyarakat. Saya juga berpartisipasi aktif dalam organisasi kemahasiswaan hingga alhamdulillah hari ini saya bisa terpilih sebagai wisudawan berprestasi,” pungkasnya.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 17 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)