LANGIT7.ID-, Jakarta- - Saat berbuka puasa, seringkali orang memilih minuman es dibanding sajian yang hangat. Padahal bila minum dingin setelah berbuka puasa bisa menimbulkan efek buruk bagi tubuh bila dikonsumsi secara kontinyu.
Agar tubuh tetap bugar saat menjalani puasa Ramadhan, Anda bisa mengawali buka puasa dengan minuman hangat seperti wedang ronde.
Minuman jadul ini kaya akan rempah yang dapat memberi sensasi hangat pada perut setelah berpuasa seharian. wedang ronde sangat cocok disajikan untuk santapan berbuka puasa.
Baca juga:
Orang Puasa Boleh Olah Raga Lari, Pilih Waktu yang TepatTerdiri dari bola-bola ketan dengan isian kacang, disiram rebusan air jahe yang manis dengan topping kolang kaling.
Berikut resep wedang ronde dikutip buku "Resep Simpel Frida: 55+ Camilan Jadoel dan Kekinian", untuk Anda berbuka puasa:
Bahan ronde:
- 200 gram tepung ketan putih
- 25 gram tepung sagu
- 1/2 gram garam
- 150 ml air hangat
- 1 sdt air kapur sirih
- 150 gram kacang tanah sangrai
- 150 gram kacang tanah sangrai untuk taburan
- 75 gram gula palem
- pewarna makanan
- air untuk merebus air
Bahan kuah jahe:
- 200 gram gula pasir
- 7 lembar daun jeruk purut
- 100 gram jahe emprit, pukul-pukul
- 1 batang kayu manis
- 1 liter

Cara membuat:
1. Campurkan semua bahan kuah jahe, rebus hingga mendidih, dan aduk-aduk hingga gula larut. Diamkan.
2. Campur tepung ketan putih, tepung sagu, dan garam. Tuang air hangat dan air kapur sirih sedikit demi sedikit sambil uleni hingga bisa dipulung.
2. Bagi beberapa bagian, beri warna masing-masing dengan pewarna makanan.
3. Campur kacang tanah sangrai dengan gula palem. Haluskan dengan blender. Bentuk bulat-bulat kecil untuk isian ronde.
4. Ambil adonan 8gr, pipihkan, isi dengan isian, bulatkan kembali.
5. Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan bulatan ronde dan biarkan hingga
6. Tiriskan ronde dan masukkan ke dalam kuah jahe.
7. Sajikan dengan taburan kacang sangrai.
Wedang ronde dalam resep ini bisa disajikan untuk 10 orang

(ori)