Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Prof Nasaruddin: Siapa Bilang Dilarangan Kerjasama dengan Non Islam?

tim langit 7 Rabu, 22 Mei 2024 - 13:28 WIB
Prof Nasaruddin: Siapa Bilang Dilarangan Kerjasama dengan Non Islam?


LANGIT7.ID-Jakarta; Perdebatan tentang kerjasama antara orang Islam dengan non Islam, mengusik Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Prof Dr.Nasaruddin Umar untuk memberikan pencerahan.

Menurut Prof Nasaruddin, siapa bilang orang Islam tidak boleh kerjasama dengan non Islam? “Yang bilang begitu, jelas bertentangan dengan ayat Alqur’an dan hadist,” ujar Prof Nasaruddin, dalam ceramahnya di channel Nasaruddin.

Menurut dia, banyak contoh di jaman Nabi Muhammad yang bisa dijadikan pelajaran bahwa saat jaman Nabi sudah terjadi kerjasama dengan non Islam. Salman Alfaarisi, arsitek perang Nabi, di mana Nabi pergi, dia selalu ada di sekitar Nabi. Saat itu, Alfaarisi belum masuk Islam dan sudah masuk inner circle Nabi Muhammad. Dia masuk Islam saat last minute.

Alfaarisi, arsitek perang Nabi dari Persia. Dialah yang menjadi arsitek perang khondaq, di mana dia yang membuat strategi gali lubang atau membuat parit parit dalam peperangan di Madinah. Umar bin Khottob juga ada pegawainya non muslim. Umar bin Abdul Aziz juga mempunyai pegawai dari non muslim. “Jadi banyak non muslim diangkat jadi pegawai. Itu karena talentanya,” ujar Prof Nasaruddin yang juga guru besar UIN Jakarta ini.

Prof Nasaruddin mengutip ayat,”Bahwa Allah memuliakan anak cucu adam; surat alisro ayat 17-70.” Pertanyaannya apakah orang Kristen bukan keturunan Nabi Adam? Apakah orang Hindu bukan keturunan Nabi Adam? Semuanya keturunan Nabi Adam. Jadi semua keturunan Nabi Adam wajib kita muliakan, karena keturunan Nabi Adam itu mempunyai ruh. Ruh itu dari Tuhan. Jadi jangan mendiskriminasi manusia karena perbedaan agama,” katanya.

Hanya Prof Nasaruddin mengingatkan, meskipun tidak ada larangan bekerjasama dengan non Islam, tetapi dilarang tenggelam atau ikut larut dalam kelompok yang memiliki agenda khusus.

Karena itu yang perlu diperbaiki saat ini adalah menghilangkan rasa kecurigaan yang berlebihan agar tidak terlalu sensitive terhadap sesuatu yang terkait dengan perbedaan agama.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)