LANGIT7.ID-, Jakarta- - Nama artis Davina Karamoy semakin tinggi seiring popularitas film "Ipar adalah Maut". Banyak orang mencari tahu profil Davina Karamoy, termasuk perjalanan spiritualnya menjadi seorang mualaf.
Terlahir dalam keluarga yang berbeda agama, Davina Karamoy menghabiskan masa kecilnya sebagai pemeluk Nasrani. Dalam salah satu wawancaranya, perempuan bernama asli Davia Tesalonika Karamoy ini mengaku memeluk agama Islam sejak duduk di bangku SMA.
Diakuinya proses hingga akhirnya memeluk Islam cukup lama, bahkan ia tak pernah mencari tahu tentang agama yang dibawa Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.
Baca juga:
Perlukah Membersihkan Wajah dengan Make Up Remover?"Proses aku sampai memeluk agama Islam, jujur lumayan lama. Mencari pun nggak. Tapi banyak hal-hal yang mungkin nggak masuk akal tapi terjadi di aku," kata Davina Karamoy, dilihat di chanel Youtube Paramedia Entertainment, Kamis (18/7/2024).
Meski tak mencari tahu tentang Islam, namun Davina merasa kerap diberi petunjuk oleh Allah SWT untuk menjalankan beberapa kebiasaan umat Islam di saat dirinya masih beragama Nasrani.
Misalnya saat dirinya pertama kali mencoba berwudhu, Davina merasakan sebuah keanehan.
"Pertama kali wudhu, aku masih Nasrani, pas ngusap kepala kok kaya keluar kerikil gitu. Padahal aku di kamar aja di rumah, kan nggak mungkin kotor ya. Dan itu pertama kalinya aku wudhu dalam hidup aku," ceritanya.
Kemudian Davina juga merasakan doa-doanya dijabah. Ini bersamaan dengan rutinitasnya menghafal surat-surat pendek. Seiring itu karirnya perlahan naik.
"Aku baru hafalin surat pendek, kok tiba-tiba karir aku seminggu bisa dapat dua project yang mana biasanya aku bisa 6 bulan sekali dapat project. Dan itu memang doa yang aku panjatkan pada saat itu. Saat itu aku masih memeluk agama Kristen," terang artis keturunan Sunda-Minahasa ini.
Melalui penuturannya tersebut, terungkap juga bahwa keputusannya menjadi mualaf berawal dari surah Al-Isra yang dibaca sang ibu. Keajaiban surat dari Al-Qur'an itu dirasakan saat ia tengah sakit.
"Waktu itu aku panas (demam) sampai 41 (derajat) dan nggak mood buat makan. Mamaku, waktu itu udah muslim, kasih aku surat Al-Isra ayat 43-47. Mamaku bilang itu surat benteng," ungkapnya.
Saat itu, diakui Davina dirinya masih memeluk Kristen, sehingga ia belum bisa mengaji. Pemeran Rani di film Ipar adalah Maut ini pun mengakalinya dengan membaca huruf latin dari surah Al-Isra tersebut.
"Aku kan belum biasa ngaji, orang masih belum beragama Islam. Aku baca latinnya. Setelah itu nggak lama benar-benar panas aku turun drastis. Aku nggak minum obat sama sekali. Turun drastis dan langsung bisa makan," kata pemeran film Ratu Dansa ini.
Berawal dari situ Davina Karamoy mengaku mulai tertarik mempelajari agama Islam dengan belajar shalat dan menghafal surat-surat pendek
(ori)