LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden AS Joe Biden masih diharapkan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat berkunjung ke Washington minggu depan, namun bergantung pada pemulihan Biden dari COVID-19, kata Gedung Putih pada Kamis.
"Kami sangat berharap kedua pemimpin akan memiliki kesempatan bertemu saat Perdana Menteri Netanyahu berada di kota ini," ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby kepada wartawan dalam pengarahan.
Netanyahu dijadwalkan berpidato di hadapan Kongres AS pada hari Rabu dan media Israel melaporkan pertemuan dengan Biden pada hari Senin, tetapi Kirby mengatakan "Saya belum bisa memberitahu Anda secara pasti seperti apa bentuknya."
"Kami perlu memastikan kesehatan presiden dan pemulihannya dari COVID-19 menjadi prioritas dan bagaimana itu mungkin mempengaruhi diskusi dengan perdana menteri."
Perang Israel di Gaza akan menjadi agenda utama pertemuan tersebut, dengan Biden menekankan kesepakatan damai dengan Hamas.
Biden mengalami gejala ringan setelah dinyatakan positif COVID-19 pada hari Rabu, kata Kirby, membuatnya harus meninggalkan kampanye saat ia menghadapi seruan yang semakin banyak dari Demokrat untuk mengundurkan diri dari pencalonan kembali.
Kirby mengatakan bahwa baik gejolak politik maupun penyakitnya tidak mempengaruhi tugasnya.
"Meskipun ia tentu fokus untuk membaik, seperti yang diinginkan siapa pun yang mengidap COVID-19, ia tetap mendapat informasi terbaru dari tim kepemimpinannya dan tentu saja termasuk di bidang keamanan nasional," katanya.
(lam)