LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden AS Joe Biden mengatakan pada Selasa bahwa kesepakatan gencatan senjata di Gaza bisa mencegah Iran menyerang Israel sebagai balasan atas tewasnya pemimpin Hamas yang membuat ketegangan kawasan meningkat.
Pernyataan ini muncul setelah Iran menolak seruan Barat untuk "mundur" dari ancaman pembalasan mereka.
Baca Juga:
AS Sebut Mitra di Qatar Upayakan Kehadiran Hamas di Perundingan GazaRepublik Islam dan sekutunya menyalahkan Israel atas tewasnya Ismail Haniyeh pada 31 Juli saat berkunjung ke Tehran untuk pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Israel belum berkomentar.
Iran bersumpah akan membalas kematian tersebut, yang terjadi beberapa jam setelah serangan Israel di Beirut menewaskan komandan senior Hizbullah, kelompok militan kuat yang didukung Iran di Lebanon.
Ketika ditanya apakah gencatan senjata antara Israel dan Hamas bisa mencegah serangan Iran, Biden menjawab: "Itu harapan saya."
Dia mengatakan kepada wartawan di New Orleans bahwa meskipun negosiasi "semakin sulit" dia "tidak menyerah."
Diplomat Barat berusaha keras mencegah konflik besar di Timur Tengah, di mana ketegangan sudah tinggi akibat perang Israel-Hamas di Gaza.
Mengutip tiga pejabat senior Iran, Reuters melaporkan sebelumnya pada Selasa bahwa hanya kesepakatan gencatan senjata dari kemungkinan pembicaraan minggu ini yang akan menahan Iran dari pembalasan langsung terhadap Israel.
Dalam pernyataan pada Senin, Amerika Serikat dan sekutu Eropanya mendesak Iran untuk mengurangi ketegangan.
Gedung Putih memperingatkan bahwa "serangkaian serangan besar" oleh Iran dan sekutunya mungkin terjadi minggu ini, mengatakan Israel berbagi penilaian yang sama.
Amerika Serikat telah mengerahkan kelompok kapal induk penyerang dan kapal selam rudal berpemandu ke kawasan tersebut untuk mendukung Israel.
Pada Selasa, Washington menyetujui penjualan senjata senilai lebih dari $20 miliar ke Israel termasuk jet tempur F-15 dan hampir 33.000 peluru tank.
Juru bicara kementerian luar negeri Iran Nasser Kanani mengkritik seruan Barat untuk menahan diri.
"Deklarasi Prancis, Jerman dan Inggris, yang tidak keberatan dengan kejahatan internasional rezim Zionis, dengan tidak tahu malu meminta Iran untuk tidak mengambil tindakan pencegahan terhadap rezim yang telah melanggar kedaulatan dan integritas wilayahnya," katanya dalam sebuah pernyataan.
Amerika Serikat dan sekutu Eropanya juga menyerukan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza, dengan pembicaraan gencatan senjata akan dilanjutkan pada hari Kamis.
Perang Gaza dimulai dengan serangan Hamas pada 7 Oktober ke Israel selatan yang mengakibatkan kematian hampir 1.200 orang, menurut perhitungan Israel.
Militan juga menyandera 251 orang, 111 di antaranya masih ditahan di Gaza, termasuk 39 yang menurut militer telah meninggal.
Serangan militer balasan Israel di Gaza telah menewaskan setidaknya 39.929 orang, menurut data dari kementerian kesehatan wilayah tersebut.
(lam)