LANGIT7.ID-, - Aktris asal Inggris
Kate Beckinsale mengaku
dipecat oleh agennya setelah setelah berinteraksi dengan unggahan media sosial yang menyerukan
gencatan senjata di Gaza.
Ia juga menyebut aktor
Mark Ruffalo tidak merespons saat dirinya mencoba membahas hal tersebut secara pribadi.
Pernyataan itu disampaikan Beckinsale melalui serangkaian komentar di Instagram yang kini telah dihapus.
Komentar tersebut sebelumnya muncul di bawah video promosi Ruffalo yang membahas film terbaru berjudul Palestine 36. Meski telah dihapus, sejumlah media hiburan melaporkan isi percakapan tersebut.
Baca juga: Pro Palestina, Kyrie Irving Kenakan Kaus Bergambar Mendiang Saleh al-JafarawiDalam komentarnya, Beckinsale mengisyaratkan bahwa pandangannya di media sosial berdampak langsung pada karier profesionalnya.
Ia menyebut bahwa dirinya diberhentikan oleh agen hanya karena menyukai unggahan terkait seruan gencatan senjata dan penolakan terhadap
kekerasan terhadap anak-anak.“Pasti sangat menyenangkan tidak dipecat oleh agenmu hanya karena menyukai unggahan tentang gencatan senjata dan tidak mendukung pembunuhan anak-anak.” tulis Beckinsale dalam kolom komentar unggahan Ruffalo.
Aktris yang dikenal lewat film Underworld itu juga membandingkan pengalamannya dengan posisi Ruffalo yang tidak mengalami konsekuensi serupa.
Ia menyatakan bahwa Ruffalo tidak mengalami konsekuensi serupa, sementara dirinya justru kehilangan pekerjaan pada hari yang sama dengan aktris Susan Sarandon, yang juga diberhentikan oleh agennya.
Beckinsale merujuk pada situasi industri film saat 2023 Screen Actors Guild strike yang berlangsung dari Juli hingga November 2023 dan menghentikan sebagian besar produksi film dan televisi.
“Kamu tidak dipecat oleh agen yang sama seperti saya, dan dia bahkan mengirimkan saya hadiah seminggu sebelumnya, jadi tidak ada masalah di antara kami. Namun saya menyukai sebuah unggahan tentang gencatan senjata dan saya dipecat pada hari yang sama dengan Susan Sarandon dipecat, dua hari setelah berakhirnya aksi mogok, setelah sembilan bulan kami semua tidak bisa bekerja sama sekali.” tambah Beckinsale seperti dilansir Arab News, Rabu (8/4/2026).
Baca juga: Dua Lipa Bantah Pecat Manager yang Boikot Musisi Pro PalestinaSebuah video dari aksi unjuk rasa pada November 2023 menunjukkan Sarandon mengatakan kepada massa, “Ada banyak orang yang takut, takut menjadi Yahudi saat ini, dan kini merasakan bagaimana rasanya menjadi Muslim di negara ini.”
Ia menilai pemecatan tersebut terjadi di tengah kondisi sulit setelah berbulan-bulan tidak bekerja akibat mogok kerja tersebut.
Selain itu, Beckinsale juga mengungkap kondisi pribadi yang berat saat itu.
“Saya harus menghadapi kenyataan bahwa, selain ibu saya yang divonis hanya memiliki enam minggu untuk hidup karena kanker otak, saya juga merawat mereka berdua. Sehari sebelumnya, ayah tiri saya mengalami stroke parah di tengah kondisinya yang juga mengidap dua jenis kanker,” tulisnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya bahkan sempat berupaya menghubungi Ruffalo secara pribadi beberapa bulan sebelumnya untuk membicarakan persoalan tersebut, namun tidak mendapat tanggapan.
Hingga kini, Beckinsale tidak mengungkap identitas agen yang dimaksud, sementara pihak-pihak terkait belum memberikan komentar resmi atas pernyataan tersebut.
Baca juga: Aliansi Musisi Pro Palestina Protes Intimidasi di Dunia Musik dan Hukum(est)