Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home global news detail berita

Menlu Mesir Minta AS Tekan Israel Hentikan Serangan Gaza, Korban Sipil Terus Bertambah

nabil Ahad, 05 Januari 2025 - 16:45 WIB
Menlu Mesir Minta AS Tekan Israel Hentikan Serangan Gaza, Korban Sipil Terus Bertambah
Menteri Luar Negeri Badr Abdelatty bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Mesir, September 2024 (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dengan tegas menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bahwa negaranya menolak keras serangan Israel yang menargetkan rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Jalur Gaza.

Dalam obrolan via telepon Sabtu lalu, Abdelatty menegaskan bahwa aksi Israel ini sudah jelas-jelas melanggar hukum internasional dan hukum kemanusiaan. Hal ini disampaikan lewat pernyataan resmi kementerian luar negeri Mesir.

Pihak Mesir meminta Israel segera menghentikan kebijakannya yang menyerang warga Palestina. Abdelatty juga mengajak semua pihak di kawasan dan dunia untuk bersama-sama mewujudkan gencatan senjata secepatnya di Gaza, sekaligus memastikan bantuan kemanusiaan bisa masuk tanpa hambatan ke wilayah tersebut.

Baca juga: Somalia Bawa Isu Kemanusiaan Gaza dalam Debut di DK PBB

Dalam pembicaraan itu, Abdelatty dan Blinken juga membahas situasi terkini di Suriah. Mesir menyatakan dukungannya kepada rakyat Suriah dan menekankan bahwa perubahan politik di negara itu harus menyeluruh dan diatur sendiri oleh Suriah tanpa tekanan dari luar.

Menurut Abdelatty, cara ini akan membantu menciptakan keamanan dan stabilitas Suriah serta menjaga keutuhan wilayahnya. Blinken sendiri mengucapkan terima kasih atas peran penting Mesir dalam menjaga keamanan kawasan.

SERANGAN MASIH BERLANJUT

Sementara itu di Gaza, pasukan Israel kembali melancarkan serangan udara pada Sabtu yang menewaskan minimal 21 orang, termasuk dua anak-anak. Ini terjadi meski pembicaraan damai sedang berlangsung di Qatar.

Selama hampir 15 bulan perang, serangan Israel ke Rumah Sakit Kamal Adwan pada Desember lalu telah melumpuhkan satu-satunya rumah sakit besar yang tersisa di Gaza Utara. Israel juga menahan direktur dan staf medis, serta memaksa evakuasi semua pasien termasuk yang kritis. Tindakan ini menuai kecaman internasional.

Baca juga: Konflik Israel-Palestina Memanas, Sanksi Ekonomi Picu Ketegangan Baru

WHO memperingatkan bahwa penghancuran sistematis fasilitas kesehatan dan pengepungan Gaza Utara selama hampir tiga bulan mengancam nyawa sekitar 75.000 warga Palestina di sana.

Israel dan AS mengklaim Hamas menyalahgunakan fasilitas umum di Gaza seperti rumah sakit dan sekolah. Namun dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB Jumat lalu tentang hancurnya layanan kesehatan Gaza, Mesir menyebut tidak ada bukti kuat atas tuduhan Israel tersebut.

Mesir mengingatkan bahwa sebagai pihak yang menduduki wilayah, Israel wajib menjamin pelayanan kesehatan bagi warga Palestina.

Hingga kini, perang telah menewaskan lebih dari 45.700 warga Palestina dan melukai lebih dari 108.850 orang. Selain korban jiwa, perang juga menghancurkan berbagai fasilitas penting dan membuat Gaza terancam kelaparan.

UPAYA PEMBEBASAN SANDERA

Mesir, Qatar dan AS terus berupaya mencapai gencatan senjata di Gaza untuk memperlancar bantuan kemanusiaan dan pertukaran sandera antara Israel dan Hamas.

Pada 7 Oktober 2023, Hamas menyandera 251 orang dari Israel, termasuk warga sipil, tentara, dan warga asing. Pada November 2023, berkat mediasi Mesir, Qatar dan AS, sekitar 100 sandera Israel dibebaskan ditukar dengan 240 tahanan Palestina.

Dari total 251 sandera, 96 orang masih ditawan di Gaza dan 34 orang dilaporkan tewas menurut militer Israel. Beberapa sandera tewas akibat serangan Israel belakangan ini.

Awal September, tentara Israel mengklaim menemukan jenazah enam sandera di terowongan Gaza, termasuk Goldberg-Polin (23), warga Israel-Amerika.

Terbaru, Hamas merilis video yang menampilkan tentara Israel Liri Albag (19) yang menangis sambil memohon agar dunia tidak melupakannya. Dalam video singkat itu dia menyatakan bahwa nyawanya bergantung pada penarikan mundur tentara Israel. (egypttoday)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)