Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 22 Juni 2026
home sosok muslim detail berita

Mengenal Sosok Muna AbuSulayman, Simbol Emansipasi Perempuan di Timur Tengah

lusi mahgriefie Senin, 22 Juni 2026 - 07:15 WIB
Mengenal Sosok Muna AbuSulayman, Simbol Emansipasi Perempuan di Timur Tengah
Foto: AboutHer.com
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Muna AbuSulayman merupakan sosok yang melambangkan emansipasi perempuan di Timur Tengah. Ia dikenal sebagai pemimpin pembangunan internasional yang diakui dengan pengalaman luas di bidang pemberdayaan perempuan dan pengentasan kemiskinan.

Nama Muna sangat terkenal di wilayah tersebut, namun ia sangat sederhana dalam mencapai tujuan yang diinginkannya. Ia telah menerima banyak penghargaan internasional, termasuk penghargaan Wanita Arab Paling Berpengaruh.

Wanita cantik yang juga Pemimpin Muda Global Forum Ekonomi Dunia ini, diangkat sebagai Duta Besar Kehormatan UNDP Saudi pertama pada tahun 2006, dan menjabat sebagai pakar regional untuk KTT Kemanusiaan Dunia PBB.

Selain itu, Muna adalah Sekretaris Jenderal pendiri Yayasan Alwaleed Bin Talal, di mana ia fokus pada promosi dialog Timur-Barat.

Mengenal Sosok Muna AbuSulayman, Simbol Emansipasi Perempuan di Timur Tengah

Muna juga menjadi anggota Young Presidents Organization, Yale World Fellow, dan Aspen Institute Middle East Fellow. Ia juga menjabat di beberapa dewan perusahaan dan nirlaba.

Secara konsisten, sosok inspiratif ini masuk dalam peringkat 100 Tokoh Arab Paling Berpengaruh atas karyanya di bidang Media, Kewirausahaan, dan Pembangunan.

Ketika ditanya tentang pekerjaannya yang berkaitan dengan tantangan kemanusiaan yang dihadapi komunitas internasional, ia menjawab bahwa dirinya memiliki banyak keprihatinan di komunitas internasional seperti orang lain.

"Ini semua tentang bagaimana kita melakukan pekerjaan kita sehingga setiap orang yang kita bantu memiliki martabat yang dibutuhkan untuk dapat menjalani kehidupan yang tidak hanya berdasarkan pada sekadar bertahan hidup. Hati saya sakit ketika saya melihat betapa banyak penderitaan, kehilangan, dan kemiskinan yang ada. Terkadang hal itu menjadi terlalu berat untuk ditanggung, tidak peduli berapa banyak orang yang kita bantu, ada ratusan juta orang yang tidak mendapatkan bantuan," ungkapnya.

Sosok Muna AbuSulayman

Dalam sebuah podcast, wanita kelahiran 16 Mei 1973 ini memperkenalkan dirinya di awal sebagai ibu dari dua orang putri. Ia kerap menyuarakan tentang isu kesetaraan untuk semua orang dan keadilan.

Muna AbuSulayman adalah seorang pengusaha dan aktivis Saudi kelahiran Amerika. Ia secara konsisten dinobatkan sebagai salah satu dari 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia atas karyanya di bidang media, gender, kepemimpinan, dan pendidikan, serta sebagai tokoh media Arab dan humanitarian yang ikonik.

Mengenal Sosok Muna AbuSulayman, Simbol Emansipasi Perempuan di Timur Tengah

Dia juga merupakan Investor Dampak Sosial yang berfokus pada penggunaan AI untuk pendidikan, proyek media untuk meningkatkan kesadaran, dan efektivitas amal melalui Transform VC.

Dari mengumpulkan jutaan dana untuk komunitas pengungsi hingga memastikan martabat dan keadilan bagi mereka yang berpindah tempat, Muna membuka mata dan pemahaman banyak orang tentang bagaimana mengubah iman menjadi dampak nyata. Seperti misalnya menganai zakat dan sadaqah dapat menjangkau mereka yang paling rentan, dan mengapa memberi tidak harus menunggu hingga Ramadan.

Sebagai kepala Directions Consulting dan Mitra 3S (Saudi Sustainable Solutions), ia juga memfokuskan upaya pengembangannya pada pengangguran dan kewirausahaan di dunia Arab.

Muna yang juga pernah menjabat Sekretaris Jenderal Yayasan Alwaleed Bin Talal, mendukung inovasi dan inisiatif strategis untuk memerangi kemiskinan, memberdayakan perempuan, dan menata kembali dialog Islam-Barat.

Pembawaannya yang luwes dan tegas dalam berdiplomasi tampak jelas, sebab hal ini bukan hal baru baginya. Muna juga aktif di bidang media, dirinya merupakan salah satu pendiri dan pembawa acara Kalam Nawaem, acara TV paling populer di dunia Arab.

KN, sebutan acara tersebut, adalah acara TV yang berfokus pada masalah keluarga dan perempuan Arab dan menjadi acara edukatif nomor 1 di Pan Arab selama sebagian besar masa penayangannya. Namun pada satu titik, Ia meninggalkan acara tersebut untuk memulai acaranya sendiri.

Ibu dari dua putri ini juga unggul di bidang lain seperti hubungan internasional dan bisnis, dan kemudian menjadi direktur Yayasan Al Waleed bin Talal, di mana ia mengawasi proyek-proyek bernilai jutaan dolar untuk amal, bencana alam, dan promosi dialog dengan Barat.

Ini merupakan revolusi nyata dalam status perempuan di Arab Saudi, karena perempuan Saudi selalu memiliki pilihan terbatas dalam bimbingan karier.

Ide Pemikiran Muna AbuSulayman

Muna telah mendobrak stereotipe kebanyakan perempuan Saudi yang dikenal tidak memiliki banyak pilihan akan hidup yang dijalani.

Berbagai cara ia wujudkan untk melawan "pemikiran" tersebut. Di antaranya Ia mendukung gagasan bahwa profil pengusaha wanita Arab bukanlah hal baru, melainkan selalu ada, dan menyoroti pentingnya "bisnis hijau", yaitu mempertimbangkan lingkungan dan ekosistem.

Mengenal Sosok Muna AbuSulayman, Simbol Emansipasi Perempuan di Timur Tengah

Seorang wanita yang teguh pendirian dan berbakat, Muna Abusulayman dengan cemerlang menggabungkan feminitas dan karier profesional dengan tingkat tanggung jawab yang tinggi.

Dalam dunia bisnis, Ia telah lama berkecimpung di industri tekstil, mengerjakan lini pakaiannya sendiri.

Seakan tidak ada sektor yang berada di luar jangkauan Muna, dari animasi hingga kegiatan amal, tanpa melupakan dunia bisnis, Muna Abusulayman lebih dari sebelumnya merupakan wanita yang berprestasi dan representatif bagi wanita Arab abad ke-21.

Status perempuan di Arab Saudi telah memberikan kontribusi besar terhadap apa yang dilakukan Muna Abusulayman.

Salah satu sifatnya adalah, tidak peduli kesulitan atau tantangan apa pun yang dihadapinya, ketika ia mengejar suatu tujuan, ia harus mencapai kesimpulannya.

Ia dicintai oleh banyak orang karena sikapnya yang pantang menyerah pada sesuatu yang diminatinya atau yang dapat meningkatkan standar hidup umat manusia.

"Saya menjalani hidup saya sebagai Muna Abu Sulayman, seorang ibu yang bercerai dengan dua anak, yang berusaha mencapai potensi dirinya dan yang menjadikan Islam sebagai jalan hidup. Saya juga telah belajar memaafkan diri sendiri, saya telah belajar untuk bersikap tenang menghadapi apa pun yang dilemparkan kehidupan kepada saya," tuturnya.

Meski banyak prestasi ditoreh namun Muna AbuSulayman mengaku dirinya tidak selalu terobsesi mencapai keberhasilan yang besar.

"Saya harus menghargai keberhasilan kecil dalam kehidupan pribadi saya, dalam pekerjaan saya, dan dalam keluarga saya, dan tidak selalu mencari keberhasilan besar."

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 22 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:51
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan