Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Teknologi AI Bukan Ancaman Dunia Pendidikan, Malah Bantu Guru Wujudkan Kurikulum Merdeka

tim langit 7 Selasa, 13 Agustus 2024 - 18:00 WIB
Teknologi AI Bukan Ancaman Dunia Pendidikan, Malah Bantu Guru Wujudkan Kurikulum Merdeka
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam ekosistem pendidikan bukan sebagai ancaman. Sebaliknya, dengan bantuan AI, para guru dapat mewujudkan implementasi kurikulum merdeka secara efektif.

Pernyataan ini diungkapkan Wakil Ketua Umum PP Pergunu Achmad Zuhri yang menjadi narasumber seminar "Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka di Era Artificial Intelligence (AI)" di Aula Gedung FTIK Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Palembang, Sumatra Selatan,

“Kecerdasan buatan bukanlah ancaman, melainkan peluang besar bagi dunia pendidikan. Dengan integrasi yang tepat, AI dapat membantu kita mewujudkan implementasi kurikulum merdeka yang lebih efektif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman,” ujar Zuhri. Seminar ini digelar Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu).

Baca juga:Prestasi Gemilang, 10 UIN Raih Akreditasi Unggul, Dorong Kualitas Pendidikan Tinggi Islam Indonesia

Sekretaris Umum PP Pergunu Aris Adi Leksono mengungkapkan pentingnya perlindungan dan pengawasan anak pada satuan pendidikan. Mengingat sejauh ini kekerasan di lingkungan satuan pendidikan masih banyak ditemukan. Hal itu perlu menjadi perhatian para guru dan warga sekolah untuk memastikan perlindungan maksimal di lingkungan sekolah.

“Kita masih sering menemukan pola kekerasan pada anak di lingkungan sekolah. Sebagai pendidik dan pihak terkait, kita harus bersama-sama memperkuat upaya preventif dan memastikan perlindungan maksimal untuk anak-anak kita,” ujar Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) itu.

Fasilitator kegiatan Tatang Manggala menyampaikan, Seminar Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memperkuat pemahaman para pendidik tentang pentingnya kurikulum merdeka di era teknologi yang semakin maju. Selain itu, dapat memberikan wawasan praktis tentang bagaimana melindungi anak-anak di lingkungan pendidikan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi para guru dan dosen untuk bersama-sama menyongsong masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah dan berdaya saing tinggi.

“Pergunu menjadi organisasi profesi guru yang konsisten mengawal kebijakan kurikulum merdeka. Berperan sebagai organisasi profesi guru untuk memastikan kemerdekaan bagi guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajarannya dalam koridor yang tepat,” jelas Tatang.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Raden Fatah Prof Ahmad Zainuri mengatakan bahwa kurikulum merdeka merupakan terobosan besar dalam menyikapi pendidikan Indonesia agar sesuai kebutuhan zaman. Hal itu merupakan langkah yang tepat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

“Implementasi kurikulum merdeka akan mendorong perubahan signifikan dalam dunia pendidikan kita. Ini langkah besar dalam dunia pendidikan untuk menuju arah yang lebih maju dan relevan dengan perkembangan zaman,” ungkap Zainuri yang juga Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pergunu Sumatra Selatan itu.

Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari guru Pergunu, peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), instruktur, serta para dosen UIN Raden Fatah, Palembang.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)