LANGIT7.ID, Jakarta - Rumah Amal Salman kuliahkan gratis 233 anak pelosok di perguruan tinggi. Sebagian besar lulus lewat jalur SNMPTN, UTBK, serta berbagai seleksi mandiri.
Ada 92 persen peserta yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN). Rumah Amal Salman kuliahkan gratis anak pelosok di di 58 kampus negeri, di antaranya ITB, UPI, IPB, Unpad, UGM bahkan Universitas Indonesia.
Kepala Program Beasiswa Perintis, Nur Isnaini Romli mengatakan, pelaksanaan Beasiswa Perintis tahun ini begitu banyak tantangan pasalnya di tengah pandemi yang belum usai.
Pembinaan dalam bentuk learning camp yang biasanya dilakukan secara langsung atau tatap muka, harus dilaksanakan secara online.
Meski demikian, learning camp yang dilaksanakan selama satu bulan menjelang UTBK ini tetap disambut antusias hingga tuntas.
"Tahun ini pelaksanaan Beasiswa Perintis begitu banyak tantangan. Mulai dari tidak bisa tatap muka, kesulitan jaringan ketika belajar daring, termasuk persiapan pembinaan yang sebentar, sebab waktu UTBK yang lebih maju dari tahun sebelumnya," kata Nur Isnaini seperti dilansir
Antaranews.
Namun pembinaan di tengah pandemi ini tetap terlaksana setiap harinya. Para peserta bisa berinteraksi secara aktif dengan pengajar dan peserta lainnya menggunakan ruang virtual.
Isna menambahkan, meski banyak keterbatasan fasilitas dan waktu, kelulusan peserta Beasiswa Perintis tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, baik bagi mereka yang masuk Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta, keduanya sudah sangat berjuang.
Sementara itu Direktur Rumah Amal Salman, Muhammad Kamal Muzakki, menambahkan Beasiswa Perintis masih diproyeksikan sebagai program talent scouting SDM berkualitas di Indonesia.
Program Beasiswa Perintis yang diadakan secara nasional pada tahun ini diharapkan bisa menjadi wadah pencarian bibit unggul anak-anak di pelosok negeri.
"Beasiswa Perintis yang biasanya dilaksanakan hanya untuk wilayah Jawa Barat, pada tahun ini dibuka secara nasional. Tentu ini merupakan ikhtiar kami untuk bisa lebih menjaring lagi bakat atau bibit unggul anak-anak di pelosok negeri. Semoga program Beasiswa Perintis semakin luas kebermanfaatannya," kata Muzzaki.
(bal)