Blinken dan Menlu Arab Saudi Bahas Gencatan Senjata Gaza, Krisis Yaman, dan Perundingan Damai Sudan
nabilSenin, 19 Agustus 2024 - 10:10 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan pada hari Minggu. Mereka membahas beberapa isu penting di Timur Tengah, termasuk upaya mencegah eskalasi regional dan menyelesaikan perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Dalam obrolan hangat tersebut, Blinken menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pangeran Faisal atas upaya Arab Saudi memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza. Wilayah ini sedang menghadapi kekurangan pasokan yang parah akibat konflik yang masih berlangsung.
Kedua pemimpin juga membahas situasi di Yaman, di mana kelompok Houthi yang didukung Iran baru-baru ini merebut Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia di Sana'a. Blinken dan Pangeran Faisal sama-sama prihatin dengan tindakan Houthi yang semakin mempersulit situasi kemanusiaan di negara tersebut.
AS dan Arab Saudi telah bersuara lantang mengecam aksi Houthi, mendesak penghentian kekerasan dan kembali ke meja perundingan.
Blinken juga berterima kasih kepada Menlu Arab Saudi atas peran Kerajaan sebagai tuan rumah bersama dalam perundingan damai yang sedang berlangsung di Swiss. Perundingan ini bertujuan mengimplementasikan Deklarasi Jeddah dan mencapai penghentian permusuhan di Sudan. Blinken menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata Sudan perlu terlibat dalam negosiasi dengan Pasukan Pendukung Cepat, karena konflik di Sudan terus mengancam stabilitas kawasan.
Kedua pemimpin ini terus menjalin komunikasi intensif untuk menangani konflik-konflik mendesak di Timur Tengah dan membahas upaya perdamaian.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.