LANGIT7.ID-, Jakarta- - Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Jasem Mohamed Albudaiwi, menyerukan tindakan internasional segera untuk mengatasi pendudukan Israel atas Palestina dan pelanggaran berkelanjutan di Gaza. Dia menyebut hal ini sebagai pendorong utama krisis yang meningkat di Timur Tengah, demikian dilaporkan oleh Saudi Press Agency (SPA) pada Minggu.
Berbicara di "Forum Alpbach 2024," sebuah inisiatif PBB-Austria yang berfokus pada kemitraan multilateral, Albudaiwi mendesak para pemimpin dunia untuk menghadapi pendudukan Israel dan mendukung pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya, tambah SPA.
Baca juga:
Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza di Kairo Gagal, Hamas dan Israel Tolak Kompromi MediatorKomentar Albudaiwi di forum yang diselenggarakan oleh Kementerian Federal Austria untuk Urusan Eropa dan Internasional ini menekankan perlunya konferensi internasional yang melibatkan semua pihak terkait. Tujuannya adalah untuk membahas pengakhiran pendudukan dan pembentukan negara Palestina dalam batas-batas 1967. Dia menegaskan bahwa meminta pertanggungjawaban Israel atas tindakannya sangat penting untuk mencapai perdamaian abadi di kawasan tersebut.
Menurut SPA, Sekretaris Jenderal GCC juga menyoroti pentingnya reformasi dan penguatan peran PBB dalam menjaga perdamaian dan keamanan global, terutama di masa ketidakstabilan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dia memperingatkan adanya ancaman baru terhadap keamanan regional dan internasional, termasuk penggunaan proxy bersenjata oleh negara-negara, proliferasi senjata nuklir, dan peran kecerdasan buatan dalam perang informasi.
Selain itu, Albudaiwi menegaskan kembali komitmen GCC terhadap penyelesaian konflik secara damai, hukum internasional, dan prinsip-prinsip Piagam PBB, khususnya mengenai kedaulatan dan integritas teritorial.
Dia menunjuk pada inisiatif GCC terbaru yang bertujuan untuk mendorong kondisi negosiasi dan menyoroti upaya berkelanjutan dewan untuk memberikan bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang terkena konflik seperti Yaman dan Sudan. GCC mengakui dampak parah krisis ini terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan warga sipil.
"Forum Alpbach 2024," yang berlangsung dari 24 hingga 26 Agustus, berfungsi sebagai platform untuk membahas kerja sama multilateral dan memperkuat kemitraan global dalam menghadapi tantangan yang muncul.
(lam)