Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home global news detail berita

Krisis Gaza Memanas: Harapan Vaksinasi Polio di Tengah Gempuran Israel

nabil Jum'at, 30 Agustus 2024 - 05:15 WIB
Krisis Gaza Memanas: Harapan Vaksinasi Polio di Tengah Gempuran Israel
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Warga Palestina di Gaza menanti dengan cemas, berharap ada jeda pertempuran untuk memulai kampanye vaksinasi polio. Sementara itu, konflik terus berkecamuk di seluruh wilayah yang terkepung, menewaskan setidaknya 20 orang.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersiap untuk memvaksinasi sekitar 640.000 anak di Gaza. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi pada 23 Agustus lalu bahwa setidaknya satu bayi lumpuh akibat virus polio tipe 2. Ini merupakan kasus pertama di wilayah tersebut dalam 25 tahun terakhir.

PBB, yang sebelumnya telah menyerukan gencatan senjata kemanusiaan awal bulan ini, berharap dapat memulai kampanye vaksinasi pada 1 September. Juliette Touma, direktur komunikasi UNRWA, badan pengungsi Palestina PBB, menyampaikan hal tersebut.

WHO mengidentifikasi bayi tersebut sebagai Abdulrahman Abu al-Jidyan. Ia akan genap berusia satu tahun pada 1 September nanti.

Nivin Abu al-Jidyan, ibu Abdulrahman, mengungkapkan kekhawatirannya setelah diberitahu oleh petugas kesehatan bahwa mereka tidak bisa berbuat banyak untuk membantu putranya. "Saya terkejut anak saya terkena penyakit ini di tengah perang dan penutupan perbatasan. Dalam kondisi seperti ini dan kurangnya obat untuknya, ini sangat mengejutkan. Apakah dia akan tetap seperti ini?" ujar Abu al-Jidyan kepada Reuters pada Kamis.

"Dia satu-satunya anak laki-laki saya. Dia berhak untuk bepergian dan diobati. Dia berhak untuk berjalan, berlari, dan bergerak seperti dulu. Tidak adil jika dia tetap terbaring di tenda tanpa perawatan atau perhatian," tambahnya dari sebuah tenda di Deir al-Balah, Gaza Tengah.

Di Rumah Sakit Al-Nasser, Kota Khan Younis di selatan Gaza, Umm Eliane Baker khawatir putrinya yang berusia 19 bulan mungkin rentan terhadap polio karena kondisi kesehatan yang buruk akibat kekurangan gizi. Dia berharap bayinya segera divaksinasi, namun mengaku cemas untuk bergerak dengan aman di daerah yang terus-menerus diserang Israel.

"Saya tidak bisa berjalan di jalan dan terkena bom, atau sesuatu terjadi pada anak saya, atau menjadi target serangan. Saya butuh gencatan senjata agar bisa memberikan suntikan (vaksin) ini kepada anak saya," ungkapnya kepada Reuters.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan ini membantah laporan media bahwa Israel sedang mempersiapkan gencatan senjata kemanusiaan secara umum. Ia menegaskan bahwa rencana yang lebih terbatas telah diajukan. "Ini bukan jeda dalam pertempuran untuk memberikan vaksin polio, tetapi hanya alokasi tempat-tempat tertentu di Jalur Gaza," katanya dalam sebuah pernyataan.

Pejabat senior Hamas, Izzat El-Reshiq, menegaskan kembali dukungan kelompoknya terhadap inisiatif PBB dan organisasi internasional untuk gencatan senjata kemanusiaan mendesak di seluruh wilayah Gaza. Hal ini dilakukan untuk memungkinkan kampanye vaksinasi polio. Ia menggambarkan pernyataan Netanyahu sebagai upaya untuk menggagalkan proses tersebut dengan menolak seruan PBB.

Sementara itu, pada Kamis, pasukan Israel terus membombardir berbagai wilayah di Jalur Gaza dalam pertempuran mereka melawan militan yang dipimpin Hamas. Pejabat kesehatan Palestina melaporkan bahwa serangan militer Israel sejauh ini telah menewaskan setidaknya 20 orang.

Salah satu serangan terhadap sebuah rumah di Kota Gaza menewaskan delapan warga Palestina, termasuk anak-anak. Tiga orang lainnya tewas ketika rudal Israel menghantam sebuah sepeda motor di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir.

Seorang tetangga dari rumah yang dibom di Kota Gaza mengatakan mereka berhasil menurunkan tangga ke dalam gedung untuk menyelamatkan sebuah keluarga yang terjebak di dalamnya. Namun, mereka hanya berhasil mengeluarkan seorang gadis kecil. "Setelah itu, api melahap mereka dan kami tidak bisa menjangkau mereka," katanya.

Pertumpahan darah terbaru dalam konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun ini dipicu pada 7 Oktober ketika kelompok Palestina Hamas menyerang Israel. Serangan tersebut menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang, menurut data Israel.

Serangan balasan Israel terhadap Gaza telah menewaskan lebih dari 40.000 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan setempat. Serangan itu juga mengakibatkan pengungsian hampir seluruh penduduk yang berjumlah 2,3 juta jiwa, menyebabkan krisis kelaparan, dan memicu tuduhan genosida di Mahkamah Internasional yang dibantah oleh Israel.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan