Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 19 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Terapkan Kampus Merdeka, UIN Walisongo Ajarkan Entrepreneur Berbasis Kecakapan Abad 21

arif purniawan Sabtu, 11 September 2021 - 08:27 WIB
Terapkan Kampus Merdeka, UIN Walisongo Ajarkan Entrepreneur Berbasis Kecakapan Abad 21
Kampus UIN Walisongo Semarang (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Semarang - Pada tahun 2022 mendatang, Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang akan menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, salah satunya entrepreneur. Di kurikulum yang baru, UIN memasukkan kecakapan abad 21, seperti berpikir kritis dan problem solving, kecakapan komunikasi, kecakapan kolaborasi, dan kecakapan kreatif dan inovasi.

Baca Juga: Tantangan Perguruan Tinggi Islam, Studi Keagamaan Kalah Pamor dari Ilmu Umum

Kompetensi yang dibentuk bukan menciptakan pegawai kantoran, melainkan aneka macam keahlian mahasiswa itu yang dimanfaatkan. Jadi ketika tidak ada peluang kerja, kompetensi itu dimanfaatkan.

Wakil Rektor I Bidang Kurikulum Dr Mukhsin Jamil menyampaikan, saat ini sudah tertuang dalam kurikulum, mulai 2022 , mahasiswa bisa mengambil 9 skema terdiri dari pertukaran pelajar, punya proyek mandiri, layanan kemanusiaan, jadi guru, pengusaha, punya keahlian riset kolaboratif, terdiri dari 20 sks selama satu semester.

Salah satu amanat penting dalam kerangka kualifikasi nasional adalah bahwa setiap program studi (prodi) harus memasukkan injeksi entrepreneurship minimal 2 sks sesuai prodi.

“Ada minimal mengenalkan prinsip-prinsip dan basis kemampuan entrepreneur. Bagi yang ingin mengembangkan lebih lanjut, atau mata kuliah pilihan bisa mengambil 6 sks,” katanya.

Ia sudah mendesain kurikulum merdeka belajar dan kampus merdeka (MBKM) di mana seluruh mahasiswa punya hak belajar di luar prodi kurang lebih 20 SKS, atau bisa belajar di perguruan tinggi lain, dengan tetap dibimbing oleh dosen. Begitu lulus, punya skill yang ditekuni.

“Silakan mahasiswa memilih skema-skema yang kami siapkan,” ucapnya.

Dia berharap alumni bisa beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah baik sosial, ekonomi dan arus global dan mampu eksis di tengah masyarakat. Alumni yang dicetak, bukan mencari pekerjaan, tapi menciptakan pekerjaan, menciptakan peluang di tengah-tengah masyarakat.

Dikatakan, UIN sangat berbeda dengan perguruan tinggi lain. Di UIN, proses pendidikannya mengajikan 3 aspek, di antaranya ada ilmu pengetahuan, filsafat dan ilmu pengetahuan agama. Karena jika hanya diberi semata-mata softskill, maka tidak memiliki kemampuan metodologis seperti menyelesaikan masalah.

“Maka problem solving harus dimiliki, ini persoalan filsafat, berpikir menyelesaikan masalah. Agama, jadi ketahanan seseorang dalam menghadapi persoalan serius. Ini banyak dibentuk, didorong agama, (seperti) tidak menyerah, ikhtiar adalah kewajiban, rezeki kalau dicari ada, Tuhan maha Rahmah,” jelasnya.

Baca Juga: Guru Besar UIN Protes Proyek Ruang Kerja 6,5 M Mendikbudristek

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 19 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)