Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Ekonomi Gaza Hancur Lebur, PBB: Butuh Puluhan Tahun untuk Pulih

nabil Jum'at, 13 September 2024 - 05:10 WIB
Ekonomi Gaza Hancur Lebur, PBB: Butuh Puluhan Tahun untuk Pulih
LANGIT7.ID-, Jakarta- - PBB memperingatkan dampak ekonomi yang menghancurkan di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki. Perang Israel di Gaza telah menghancurkan perekonomian wilayah Palestina tersebut, menciutkannya hingga kurang dari seperenam ukuran pada tahun 2022. Sementara itu, terjadi juga "penurunan signifikan" di Tepi Barat yang diduduki, menurut laporan PBB.

"Proses produksi terganggu atau hancur, sumber pendapatan hilang, kemiskinan semakin parah dan meluas, lingkungan permukiman lenyap, serta komunitas dan kota-kota hancur," demikian temuan laporan yang diterbitkan Kamis oleh badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD).

Mutasim Elagraa, koordinator program bantuan Palestina UNCTAD, mengatakan masih belum jelas berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali Gaza. "Tapi bukti yang kami miliki sekarang menunjukkan biayanya akan mencapai puluhan miliar atau bahkan lebih," ujarnya kepada wartawan di Jenewa. "Butuh puluhan tahun untuk mengembalikan Gaza ke kondisi seperti Oktober 2023."

UNCTAD melaporkan bahwa pada awal 2024, hingga 96 persen aset pertanian Gaza - termasuk lahan pertanian, kebun, sistem irigasi, mesin, dan fasilitas penyimpanan - telah "hancur". Hal ini telah melumpuhkan kapasitas produksi pangan dan memperburuk jumlah orang yang tidak memiliki cukup makanan di wilayah Palestina yang terkepung tersebut.

Sebanyak 82 persen bisnis di Gaza juga mengalami kerusakan atau kehancuran. Pada kuartal terakhir 2023 saja, produk domestik bruto (PDB) Gaza anjlok 81 persen, menyebabkan kontraksi 22 persen untuk keseluruhan tahun. "Pada pertengahan 2024, ekonomi Gaza telah menyusut menjadi kurang dari seperenam ukurannya pada 2022," kata UNCTAD.

Sementara itu, meningkatnya kekerasan di Tepi Barat telah memicu "penurunan ekonomi yang cepat dan mengkhawatirkan" di sana juga. UNCTAD mencatat PDB di wilayah tersebut mengalami kontraksi 19 persen pada kuartal terakhir 2023.

Sejak 7 Oktober, tentara dan pemukim Israel telah menewaskan setidaknya 662 warga Palestina di Tepi Barat, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Sedikitnya 24 warga Israel, termasuk anggota pasukan keamanan, tewas dalam serangan Palestina selama periode yang sama, kata pejabat Israel.

Laporan Kamis menyebutkan faktor-faktor seperti perluasan permukiman, penyitaan tanah, penghancuran struktur Palestina, dan meningkatnya kekerasan pemukim telah mengungsikan komunitas Tepi Barat dan sangat berdampak pada kegiatan ekonomi. Sekitar 80 persen bisnis di Kota Tua Yerusalem telah menghentikan operasi baik sebagian atau seluruhnya, kata UNCTAD.

Kondisi pasar tenaga kerja di seluruh wilayah Palestina juga memburuk drastis sejak 7 Oktober. Laporan menunjukkan 96 persen bisnis di Tepi Barat mengurangi aktivitas dan lebih dari 42 persen mengurangi tenaga kerja mereka.

Secara total, 306.000 pekerjaan hilang, mendorong tingkat pengangguran Tepi Barat dari hampir 13 persen sebelum Israel melancarkan perang ke Gaza menjadi 32 persen. Sementara di Gaza, dua pertiga dari pekerjaan pra-perang - sekitar 201.000 posisi - telah hilang pada Januari, menurut laporan tersebut.

UNCTAD menyatakan pengangguran di wilayah yang terkepung itu mencapai 79 persen pada kuartal terakhir 2023, naik dari 46 persen pada kuartal sebelumnya.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)