LANGIT7.ID-, Jakarta- - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dijadwalkan mengunjungi Mesir dalam waktu dekat untuk membahas gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera dengan pejabat Mesir, menurut pernyataan Departemen Luar Negeri AS.
Mengapa Ini PentingWashington bersama mediator Qatar dan Mesir telah berupaya selama berbulan-bulan untuk mencapai kesepakatan antara Israel dan kelompok ekstremis Palestina Hamas. Tujuannya adalah menghentikan perang dan membebaskan sandera Israel serta tahanan Palestina.
Saat ini, dua hambatan terbesar adalah tuntutan Israel untuk mempertahankan pasukannya di koridor Philadelphi sebagai penyangga antara Gaza dan Mesir, serta rincian pertukaran sandera dengan tahanan Palestina yang ditahan Israel.
Pernyataan KunciDepartemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa Blinken akan membahas upaya mencapai kesepakatan "yang menjamin pembebasan seluruh sandera, meringankan penderitaan rakyat Palestina, dan membantu membangun keamanan kawasan yang lebih luas."
Latar BelakangPertumpahan darah terbaru dalam konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun dipicu pada 7 Oktober lalu ketika Hamas menyerang Israel. Serangan ini menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang, menurut data Israel.
Serangan balasan Israel terhadap Gaza yang dikuasai Hamas telah menewaskan lebih dari 41.000 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan setempat. Hampir seluruh populasi 2,3 juta jiwa mengungsi, menyebabkan krisis kelaparan dan tuduhan genosida di Mahkamah Internasional yang dibantah Israel.
(lam)