Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Pemimpin Libya Kecam Keras Israel atas Dugaan Genosida di Palestina dalam Sidang PBB

nabil Kamis, 26 September 2024 - 09:20 WIB
Pemimpin Libya Kecam Keras Israel atas Dugaan Genosida di Palestina dalam Sidang PBB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kepala Dewan Kepresidenan Libya pada Rabu bergabung dengan suara-suara kecaman yang semakin banyak di Sidang Umum PBB terhadap tindakan Israel di Timur Tengah. Mohamed Al-Menfi berbicara tentang "kejahatan genosida dan pembersihan etnis" yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.

Al-Menfi, yang berpidato pada hari kedua debat umum di New York City, menyatakan bahwa serangan Israel di Jalur Gaza dalam pertempurannya melawan Hamas, yang telah menewaskan puluhan ribu warga sipil Palestina, merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

Dia menegaskan kembali solidaritas Libya dengan Palestina, sambil menekankan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib mereka sendiri dan mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

"Dalam hal ini, kami merujuk pada bergabungnya Libya dengan Afrika Selatan dalam kasus yang diajukan ke Pengadilan Kriminal Internasional terkait Israel dan pelanggaran serius terhadap hukum, resolusi, dan piagam internasional, untuk mendorong akuntabilitas atas pelanggaran dan genosida yang dialami rakyat Palestina," katanya.

Al-Menfi juga membahas "masalah mendesak" migrasi ilegal dan terorisme yang dihadapi Libya saat ini.

Dia mengatakan bahwa negaranya, yang menjadi titik transit utama bagi migran yang berusaha mencapai Eropa, menanggung beban dalam mengelola arus migrasi, menambahkan bahwa itu adalah masalah yang membutuhkan bantuan masyarakat internasional untuk ditangani.

"Kami percaya bahwa menyelesaikan masalah ini membutuhkan upaya kolektif, sambil memastikan pertimbangan legislasi nasional dan aspek kemanusiaan serta melindungi hak-hak migran," katanya. "Diperlukan pendekatan yang seimbang yang menghormati martabat migran, mengakui kerentanan mereka dalam menghadapi kondisi migrasi yang keras."

Al-Menfi berbicara secara terbuka tentang wabah terorisme di Libya, terutama ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok ekstremis seperti ISIS.

Dia mengatakan bahwa meskipun Libya telah membuat kemajuan dalam memerangi terorisme dengan bantuan masyarakat internasional, upaya terkoordinasi dari dalam negeri sangat penting untuk menjaga dampaknya tetap terkendali.

"Kami terus bekerja untuk meningkatkan keamanan internal dan mengamankan perbatasan melalui kerja sama dengan masyarakat internasional untuk membangun pusat keamanan guna mengoordinasikan upaya di antara berbagai pasukan keamanan nasional dan negara-negara tetangga," katanya.

"Perang melawan terorisme bukan hanya konfrontasi militer, ini adalah fenomena multifaset yang membutuhkan upaya bersama dari pihak lokal dan internasional, serta pendekatan komprehensif yang menangani berbagai dimensinya.

"Terlepas dari pentingnya upaya PBB dalam hal ini, kami melihat perlunya mengembangkan mekanisme nasional untuk menghadapi tantangan-tantangan ini jauh dari intervensi negatif," tambahnya.

Dalam pidatonya, Al-Menfi juga mendesak persatuan di antara rakyat Libya untuk mengatasi perpecahan internal dan intervensi asing yang menurutnya mengancam stabilitas nasional.

Dia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mendukung Libya dalam perjalanannya menuju rekonsiliasi nasional dan membantu mewujudkan masa depan yang stabil dan damai bagi warganya dengan mendukung pemilu yang sah.

"Solusi politik yang komprehensif adalah satu-satunya jalan untuk menyatukan lembaga-lembaga dan memastikan stabilitas, mengarah pada pemilihan, memperbarui legitimasi untuk semua lembaga, dan memungkinkan rakyat Libya menentukan nasib mereka," katanya.

"Rakyat Libya harus diberi kesempatan untuk menentukan masa depan mereka dengan memperbarui legitimasi dan mengembalikan otoritas yang beberapa pihak berusaha untuk mengecualikan, rakyat Libya adalah yang terbaik untuk menentukan nasib mereka, dan rakyat harus menjadi pengambil keputusan dalam memilih wakil-wakil mereka.

"Kembali kepada mereka melalui referendum bebas dan mengadakan pemilihan yang inklusif adalah solusi terbaik untuk mengakhiri kebuntuan politik apa pun."

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)