LANGIT7.ID, Jakarta,- - Prajurit
TNI Angkatan Darat, Prajurit Dua (Prada) Nawawi M.M. Latifullah menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Ia berhasil meraih Juara 1 dalam ajang
Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-2 khusus personel militer yang berlangsung di Air Defense College, Misrata, Libya, pada Jumat (13/3/2026).
Prajurit asal Yonif TP 834/Wakanga Mere, Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana tersebut tampil di kategori hafalan 30 juz. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Nawawi mampu mengungguli peserta lain dan keluar sebagai juara pertama dalam kompetisi hafalan Al-Qur’an tingkat militer dunia tersebut.
Baca juga: Masya Allah! Calon Taruna Akpol Jabar Hafiz Quran 30 JuzKompetisi yang diselenggarakan di bawah
Kementerian Pertahanan Libya ini berlangsung sejak 7-13 Maret 2026 atau bertepatan dengan 17–23 Ramadan 1447 Hijriah.
Lebih dari 50 prajurit dari berbagai negara turut ambil bagian, termasuk dari Indonesia, Mauritania, dan sejumlah negara lainnya. Kegiatan ini mengusung tema “Martyrs of the Homeland” sebagai bentuk penghormatan kepada para
syuhada yang gugur dalam membela tanah air.
Delegasi TNI dipimpin oleh Kabidbintalroh Pusbintal TNI Kolonel Laut (KH) Chumaidi. Selain Prada Nawawi, sejumlah prajurit lain juga ikut serta dalam berbagai kategori, di antaranya Kapten Sus M. Affan, Serma Abdi Nasrullah, Sertu Habibi Royani, Serda Dimas Hafiz Ihsan, Kopka Mes Ahmad Mulyadi, serta Prada Moh. Marzuki Al Farisi.
Sebelum berlaga, para peserta dari Indonesia terlebih dahulu menjalani serangkaian persiapan berupa pembinaan, pelatihan, dan tahsin Al-Qur’an pada 2–5 Maret 2026.
Baca juga: Teruji Ilmiah, 6 Makanan dan Herbal Ini Tajamkan Daya Ingat Hafiz QuranKegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Mu’min Jatikarya dan Masjid Al Ikhlas di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Pembekalan diberikan oleh sejumlah pengajar, seperti Ustadz Adi Hidayat, Syekh Syahrir dari Libya, serta Ustadz Ulil Abshar Alhafidz, guna memaksimalkan kesiapan peserta menghadapi ajang internasional.
Upacara penutupan kompetisi dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Dbeibeh, yang juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para prajurit dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus kontribusi mereka dalam menanamkan nilai-nilai agama, moral, dan disiplin di lingkungan militer.
Komandan Yonif TP 834/Wakanga Mere, Letkol Inf Justikhandinata T, menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih anggotanya. Ia menilai prestasi tersebut telah membawa nama baik satuan, Kodam IX/Udayana, serta Indonesia di tingkat global.
Baca juga: Penghafal Quran Berprestasi Bisa Direkrut Jadi Anggota Polisi"Kami keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere sangat bangga atas prestasi yang diraih Prada Nawawi yang telah mengharumkan nama TNI, khususnya Kodam IX/Udayana, serta bangsa Indonesia di tingkat internasional,” kata Justikahandinata dalam keterangannya, dikutip Rabu (18/3/2026).
Senada dengan itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya unggul dalam bidang militer, tetapi juga memiliki kekuatan mental dan spiritual yang mumpuni.
Menurutnya, pencapaian Prada Nawawi menjadi bukti bahwa prajurit Indonesia mampu bersaing di bidang keagamaan hingga level internasional, sekaligus mencerminkan pentingnya pembinaan mental dan spiritual dalam membentuk karakter prajurit yang profesional, tangguh, dan berintegritas.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana, TNI AD, dan bangsa Indonesia. Keberhasilan Prada Nawawi menunjukkan bahwa prajurit TNI juga mampu berprestasi dan bersaing di bidang keagamaan hingga tingkat internasional. Hal ini sekaligus mencerminkan bahwa pembinaan mental dan spiritual prajurit merupakan bagian penting dalam membentuk karakter prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan berintegritas,” tegas Kapendam.
(est)