LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Ustaz Dennis Lim dan istri, Yuanda Faisyah tengah berbungah menyambut calon
anak kembar mereka. Penantian mereka selama lima tahun akhirnya berujung bahagia.
Pendakwah keturunan Tionghoa itu resmi menikahi Yunda Faisyah pada 19 Oktober 2019 silam. Selama kurun waktu tersebut, Yunda mengaku pernah sempat hamil namun mengalami
keguguran.
Hari ini, Senin (18/11/2024), Yunda Faisyah membagikan kabar gembira atas
kehamilan pertamanya.
Baca juga: Alhamdulillah, Istri Ustaz Dennis Lim Hamil Calon Bayi Kembar Setelah 5 Tahun Menunggu"Pertama kali kami tau ada 2 malaikat kecil yang Allah titipkan.
MasyaAllah Tabarakallah Maha Besar Allah.." puji syukur Yunda atas karunia Allah SWT.
Melalui unggahan di Instagram @yundafaisyah itu, pendakwah muslimah yang juga seorang
entrepreneur ini membagikan perjalanannya sebagai pejuang garis dua hingga akhirnya hamil bayi kembar.
Yunda menjelaskan kondisinya dan suami yang menyebabkan ia belum dikaruniai keturunan saat itu. Berbagai cara pun dicoba oleh pasangan muda ini, mulai dari medis hingga herbal. Ia dan suami akhirnya memilih proses IVF sebagai ikhtiarnya memperoleh buah hati.
"Setelah 5 tahun menanti keturunan, dengan keadaanku yang Pcos, Tuba non paten, uterus abnormal, riwayat isk, dan suami Teratozoospermia. Segala cara telah kami coba, dari mulai promil alami dengan obat, pola hidup sehat, olahraga, pijat kesuburan, minum ramuan, inseminasi namun ternyata Allah inginkan perjuangan yang maksimal,"
"Sepulang umrah, Allah lah yang pertemukan kami dengan Bocah Indonesia utk mulai proses
IVF. setelah sempat kami berhenti berikhtiar," ungkap Yunda.
Baca juga: Kisah Ustadz Dennis Lim, Mantan Bandar Judi di Thailand yang Kini Jadi PendakwahSelama menjalani proses
Fertilisasi In Vitro (IVF), yaitu teknik pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh, Yunda harus mengkonsumsi obat dan suntik.
"Minum berbagai obat setiap hari harus tepat waktu. Dimanapun selalu nyari tempat buat minum obat dan suntik. Mengajarkan kami bahwa untuk yang kita cintai sebenarnya kita mampu melakukankannya, menjadi tamparan utk kami setiap hari sudahkah menghadap Allah tepat waktu? Hingga Allah pun akan kabulkan doamu tepat waktu?" jelas Yunda.
Ketika melalui proses tersebut, Yunda mengaku menjalaninya dengan ikhlas, pasrah dan bahagia untuk tahap selanjutnya. Dia yakin ikhtiar yang dilakukan tak ada yang sia-sia.
Selain itu, Yunda juga melakukan akupuntur sebagai proses ikhtiarnya. Perjalanan Bogor - Jakarta pun dilaluinya setiap malam. Bahkan, ia menepis kuat-kuat rasa takut akan jarum suntik.
Kemudian, sebelum transfer embrio, Yunda dan Ustaz Dennis Lim meminta untuk menunaikan ibadah haji. Selama
ibadah haji, Yunda berdoa memohon kekuatan untuk menerima apapun hasilnya nanti.
"Sebelum embrio transfer kami minta waktu dulu untuk beribadah haji. Pengen puas2in dulu minta sama Allah, semoga diberi kekuatan apapun hasilnya nanti," urainya.
Selama di
Tanah Suci, tak henti-hentinya pasangan pendakwah ini meminta diberi keturunan yang sholeh. Orang tua mereka pun memohon kelancaran dari program IVF tersebut.
Baca juga: Bolehkah Gunakan Surrogate Mother dalam Islam? Ini Kata Ummi Makki"Alhamdulillah.. atas pertolongan Allah.. bisa ngasih berita bahagia untuk atok dan neneknya" tulis Yunda dalam unggahan yang memperlihatkan ia tengah dipeluk suami dan orang tuanya sambil memamerkan hasil USG kehamilannya.
Yunda mengaku mempunyai komitmen pada diri sendiri untuk mendirikan tahajud sebelum, sesudah atau setelah anak-anaknya lahir.
"Komitmen sama diri sendiri. Untuk selalu bangun
tahajud sebelum, sesudah, atau bahkan sampai mereka telah ada. Tetap komitmen harus terus minta diundang sama Allah untuk berduaan dengan-Nya di sepertiga malam sambil ngaji 1 juz di tahajud"
Keajaiban itu pun datang. Kini kehamilan Yunda Faisyah menginjak usia 5 bulan. Yunda pun memohon doa agar dirinya dan dua buah hatinya selalu diberi kesehatan.
"Alhamdulillah sekarang mereka sudah jalan 5 bulan.. doakan baby twins sehat2 ya om tante online"
"Doain kami sehat, selamat, sempurna lahir batin sampai terlahir ke dunia jadi anak yang sholeh/sholehah yaa om tante online" pungkasnya.
Baca juga: Psikiater: Proses Perkembangan Mental Anak Sejak dalam Kandungan(est)