Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Filosofi Baju Kebaya Kebesaran Betawi, Tertuang Nilai Islami di Dalamnya

fajar adhitya Senin, 18 November 2024 - 18:33 WIB
Filosofi Baju Kebaya Kebesaran Betawi, Tertuang Nilai Islami di Dalamnya
LANGIT7.ID-Jakarta; Pakaian kebaya kebesaran yang khas dipakai pada None Jakarta merupakan warisan budaya Nusantara. Masing-masing bagian dalam satu pakaian memiliki paduan dari berbagai unsur dan filosofi.

Pemenang None Jakarta 2024 ,Aliya Nissa Thalib melansir dari Antara menjelaskan secara rinci arti dari kebaya Betawi None yang dipakai saat acara resmi lainnya. Dia mengatakan bahwa kebaya itu hanya bisa dikenakan gadis Betawi yang belum menikah, sementara yang sudah menikah bisa menggunakan kebaya Encim.

Arti Kerudung
Aliya menambahkan baju kebesaran biasanya dipadukan dengan kerudung yang disesuaikan dengan kain dan baju yang dipakai. Kain kerudung yang diselempangkan ke kiri memiliki arti khusus yakni seorang wanita harus murah hati, tidak sombong dan terbuka kepada semua orang.

Sanggul
Dibalik kerudung yang dipakai, rambut None Jakarta juga disanggul yang disebut gelung, konde khas Betawi. Pada gelung juga disematkan ronce melati setengah lingkaran yang dipasangkan searah jam 12 sampai jam 4 atau lima sore yang menandakan gadis Betawi harus sudah di rumah setelah jam empat atau lima sore.

Gelung Betawi terbilang cukup mudah karena hanya menggulung rambut sampai berbentuk bulat seukuran kepalan tangan dan menatanya supaya tidak ada anak rambut yang keluar. Rambut di samping kuping juga ditata sedemikian rupa sehingga menutupi sepertiga bagian kuping.

Aksesoris
Kebaya Betawi None juga dilengkapi dengan aksesoris anting air seketel, yang artinya perempuan muda atau none harus bisa menjalani kehidupan layaknya air yang bisa menghadapi rintangan, meskipun tidak mudah. Aksesoris lainnya adalah kalung tebar, yang bermakna harus bisa memancarkan tidak hanya kecantikan, tapi, juga manfaat untuk semua orang.

Filosofi Islam dalam Kebaya
Sebelum menggunakan kebaya, None menggunakan kutang nenek, dan menutup kebaya dengan tiga peniti susun yang mencerminkan Islam, Iman, Ikhsan. Pada pergelangan kebaya juga terdapat gelang listring di kedua tangan. Jumlah kancing di pergelangan tangan juga berjumlah enam yang menandakan rukun iman dalam Islam.

Kain dan Sabuk
Untuk kain, None Jakarta menggunakan sabuk pending untuk menguatkan kain, dan penataannya harus rapi dan lurus ke bawah atau yang disebut cucut. Motif batik yang dipakai bernama pucuk rebungan dengan motif berada di depan.

Ketika menggunakan bawahan kebaya Betawi None, kain tidak boleh terbalik, misal gambar burung atau motif bunga, maka dipastikan tidak terbalik dan dipakai rapi. Kain yang digunakan bisa berwarna apapun, apakah warna terang, pastel atau gelap sekalipun.

Selop
Terakhir sebagai pelengkap penampilan kebaya Betawi None, terdapat selop yang disesuaikan dengan warna kerudung atau warna kebaya, dengan tinggi 5 centimeter sampai 9 centimeter.(*)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)