Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Dubes India Temui Ketum PBNU, Belajar Rawat Harmonisasi Antar Umat Beragama di Indonesia

tim langit 7 Selasa, 10 Desember 2024 - 16:40 WIB
Dubes India Temui Ketum PBNU, Belajar Rawat Harmonisasi Antar Umat Beragama di Indonesia
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (kanan) dan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty (kiri) di Kantor PBNU, Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2024)
LANGIT7-Jakarta,- - Duta Besar India Sandeep Chakravorty menemui Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf di Kantor PBNU, Selasa (10/12/2024).

Kedatangannya untuk belajar kepada Indonesia, khususnya Nahdlatul Ulama, untuk merawat harmonisasi antarumat beragama di India.

"Saya berpikir Indonesia sebagai referensi yang tepat untuk keharmonisan beragama dan India juga sebagai negara yang beragam (agama) seperti Indonesia. Kami ingin belajar satu dengan lainnya untuk bisa menjaga minoritas, kesepahaman, anak-anak, dan terutama Hak Asasi Manusia," katanya.

Baca juga:Ustaz Adi Hidayat Gantikan Posisi Miftah Maulana, Benarkah? Ini Kata Orang Dekat Prabowo

Sandeep merasa, pertemuan tersebut sangat berkesan. Ia menjelaskan bahwa Gus Yahya adalah seorang intelektual muslim yang memiliki visi dan pemikiran yang mencakup segala sisi pengetahuan termasuk global.

"Ia berbicara tentang tradisi bangsa yang dimana hal itu bisa untuk dikerjasamakan baik tingkat pemerintahan sampai perseorangan dan Ia juga berbicara tentang kerja sama antara India dan Indonesia untuk mereduksi sosial dan global konflik," jelasnya.

Diketahui saat pertemuan tersebut, Gus Yahya ditemani oleh Ketua PBNU Najib Azca dan Sidrotun Naim. Kepada NU Online,

Najib mengatakan, pertemuan itu juga bersisi tentang kerja sama terkait penguatan nilai kebudayaan dan peradaban. Ia merasa Indonesia dan India sendiri memiliki hubungan masa lalu yang cukup kuat.

"Dalam bidang budaya dan peradaban saya kira itu menjadi modal untuk membangun ke depan," jelasnya.

Najib juga menyebutkan dalam pertemuan antara Gus Yahya dan Sandeep membahas soal pengelolaan dan penyikapan dalam kehidupan bernegara antara mayoritas dan minoritas dalam hal beragama.

"Pak Dubes juga tadi menyampaikan keprihatinannya dan itu menjadi problem yang diakui sebagai problem domestik di India," terangnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)