LANGIT7.ID-Jakarta; Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024 resmi berakhir dengan kemenangan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno. Keunggulan signifikan yang diraih pasangan nomor urut 3 ini membuat kontestasi politik di Ibu Kota cukup digelar satu putaran.
Berdasarkan hasil penghitungan resmi KPU DKI Jakarta, pasangan Pramono Anung-Rano Karno berhasil mengumpulkan 2,1 juta suara atau setara dengan 50,07 persen dari total suara sah. Perolehan ini sesuai dengan ketentuan UU DKJ Nomor 2/2024 yang menetapkan kemenangan satu putaran.
Pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, dengan legowo mengakui kemenangan rivalnya.
"Saya dan tim mengucapkan selamat kepada Mas Pram dan Bang Rano yang akan memimpin Jakarta dalam lima tahun mendatang," ujar Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil di Kantor DPD Partai Golkar Jakarta, Jumat (13/12/2024).
Data penghitungan menunjukkan pasangan RIDO meraih 1,7 juta suara atau 39,40 persen dari suara sah. Sementara pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 459.230 suara atau 10,53 persen.
Meski sempat berencana mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi, tim RIDO akhirnya mengurungkan niatnya. Hingga batas waktu pengajuan gugatan pada Rabu (11/12) pukul 23.59 WIB, tidak ada satupun gugatan yang masuk ke MK terkait hasil Pilgub DKI 2024.
Sesuai UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada, peserta memiliki kesempatan mengajukan gugatan selama tiga hari kerja setelah KPU mengumumkan penetapan perolehan suara. KPU Jakarta sendiri telah mengumumkan hasil rekapitulasi pada Minggu (8/12).
Dalam sambutannya, Ridwan Kamil juga menyampaikan apresiasi kepada pasangan Dharma-Kun atas partisipasi mereka dalam kontestasi demokrasi ini.
"Terima kasih untuk kompetisi yang telah memberikan banyak pembelajaran, dan kami sampaikan apresiasi juga untuk Dharma-Kun," kata dia.
Mantan Gubernur Jawa Barat ini turut mendoakan agar Pramono Anung dan Rano Karno dapat menjalankan amanah memimpin Jakarta dengan penuh tanggung jawab untuk lima tahun ke depan.
(lam)