LANGIT7-Jakarta,- - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menerima penyerahan koleksi penting warisan budaya Indonesia dari Belanda. Total ada 272 objek warisan budaya yang dikembalikan kali ini, dengan rincian sebanyak 204 objek dari Belanda, dan 68 objek dari koleksi Museum Rotterdam.
Penyerahan yang dilakukan Senin kemarin di Museum Nasional, Jakarta itu merupakan kesepakatan kelima dalam proses repatriasi yang sedang berlangsung. Dari 204 objek, sebagian besar berasal dari Koleksi Puputan Badung yang memiliki makna historis, spiritual, dan artistik yang sangat mendalam bagi Indonesia.
![Repatriasi Objek Warisan Budaya Indonesia dari Belanda, Kini Mencapai 828 Objek]()
Bukan hanya sekadar pengembalian, namun hal mencerminkan perjalanan penyembuhan dan rekonsiliasi, menjembatani masa lalu dan masa kini, serta memungkinkan kita memahami dan melestarikan identitas bangsa.
Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Kebudayaan Fadli Zon bertemu dengan Barbera Wolfensberger, Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda pada 5 Desember 2024.
Pertemuan ini menegaskan kembali hubungan kebudayaan yang erat antara Indonesia dan Belanda, serta komitmen kedua negara untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya bersama.
Sebelumnya, telah ditandatangani Pengaturan Teknis tentang Kerja sama Repatriasi Objek Budaya Sejarah Indonesia pada tahun 2023; Dokumen Penyerahan untuk 472 objek dalam batch 1 pada tahun 2023, termasuk Arca Singasari, Keris Puputan Klungkung, Harta Lombok, dan Karya Seni Pita Maha; Dokumen Penyerahan untuk 288 objek dalam batch 2 pada tahun 2024, termasuk Arca Singasari, serta artefak dari Perang Puputan Badung dan Tabanan; Dokumen Penyerahan untuk 84 objek dalam pengiriman pertama batch 2 pada tahun 2024, termasuk Arca Bhairava, Nandi, Ganesha, dan Brahma.
Dengan penyerahan batch kedua ini, tidak hanya melanjutkan tetapi juga menegaskan kembali komitmen untuk melindungi sejarah bersama dan identitas budaya yang diwakili oleh objek-objek ini. Kini, jumlah total objek warisan budaya Indonesia yang direpatriasi dari Belanda mencapai 828 objek.
Baca juga:
6 Objek Diduga Cagar Budaya Berhasil Dipulangkan, Menlu Sugiono Serahkan ke Menbud Fadli ZonMenteri Fadli Zon menjelaskan prioritas Kementerian Kebudayaan yang baru dibentuk di Indonesia, menyoroti komitmen kuat Presiden Prabowo Subianto untuk melestarikan, mempromosikan, dan melindungi keberagaman budaya Indonesia yang kaya.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih atas niat baik dan kerja sama dari pihak Belanda yang telah memungkinkan hal ini dan kita juga berharap bahwa upaya kolaboratif ini dapat menjadi model bagi upaya serupa dengan negara dan institusi lain di seluruh dunia”, ungkap Fadli Zon.
Dengan kembalinya objek-objek ini ke Tanah Air mengingatkan kita kembali akan tanggung jawab bersama. Tidak hanya untuk melestarikan mereka, tetapi juga memastikan bahwa mereka menginspirasi dan mendidik generasi mendatang. Mereka bukan hanya peninggalan masa lalu tetapi simbol ketahanan dan identitas, yang menjembatani warisan kita dengan dunia modern.
“Ke depan, kita berharap dapat memperdalam kerja sama dengan Belanda dan negara-negara lain di bidang repatriasi. Untuk itu, saya mengusulkan pembentukan satuan tugas bersama yang akan mengawasi upaya repatriasi, termasuk pelestarian artefak, penelitian asal-usul, logistik, pameran, dan pengelolaan etis warisan budaya. saya menantikan kemitraan yang lebih maju dalam semangat saling menghormati dan kemajuan budaya,” tutup Fadli Zon
(ori)