Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

Mahasiswa UIN Alauddin Berang, Desak Rektor Mundur Pasca Kasus Uang Palsu

tim langit 7 Rabu, 18 Desember 2024 - 13:07 WIB
Mahasiswa UIN Alauddin Berang, Desak Rektor Mundur Pasca Kasus Uang Palsu
LANGIT7.ID-Jakarta; Ratusan mahasiswa UIN Alauddin Makassar melakukan aksi demonstrasi besar-besaran memprotes kasus pemalsuan uang yang melibatkan pejabat kampus. Para pengunjuk rasa menggeruduk gedung rektorat kampus II UIN Alauddin di Jalan HM Yasin Limpo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (16/12).

Kemarahan mahasiswa dipicu oleh terungkapnya pabrik uang palsu di lantai 3 gedung perpustakaan yang melibatkan Kepala Perpustakaan UIN Alauddin, Dr Andi Ibrahim SAg SPd MPd beserta seorang stafnya. Para demonstran membentangkan spanduk dengan tiga tuntutan utama yakni penolakan pembungkaman demokrasi di kampus, pencabutan surat edaran dan SK skorsing 31 mahasiswa, serta pencopotan Rektor UIN Alauddin Makassar.

Kasus ini bermula saat Polres Gowa melakukan penggerebekan di gedung perpustakaan kampus II UIN Alauddin beberapa hari lalu. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti terkait pembuatan uang palsu yang nilainya disebut mencapai ratusan juta rupiah.

"Yang jelas kami hanya bisa memberikan keterangan bahwa Polres Gowa memang menangani tentang percetakan dan peredaran uang palsu," ujar Kasih Humas Polres Gowa, Iptu Kusman Jaya, dikutip Rabu (18/12/2024).

Selama aksi berlangsung, mahasiswa silih berganti berorasi menggunakan pengeras suara menyampaikan tuntutan mereka. Setelah beberapa jam melakukan demonstrasi, perwakilan mahasiswa akhirnya diterima oleh wakil rektor untuk membahas tuntutan mereka di gedung rektorat.

Dr Andi Ibrahim yang ditangkap dalam kasus ini memiliki latar belakang pendidikan yang cukup panjang di dunia akademik. Ia merupakan lulusan S3 UIN Alauddin Makassar tahun 2019, dengan gelar S2 dari Universitas Negeri Malang. Sebelumnya, ia juga telah mengantongi dua gelar sarjana dari Universitas Indonesia dan UIN Alauddin.

Menanggapi gejolak yang terjadi di kampus, Wakil Rektor III UIN Alauddin, Prof Muhammad Khalifah Mustamin menyatakan pihaknya baru mengetahui kasus tersebut setelah viral di media sosial.

"Saya pikir polisi punya mekanisme sendiri terkait dengan itu, yang bisa saya sampaikan terkait dengan itu pasti di internal rektorat akan mengambil tindakan tegas terkait dengan si oknum. Itu yang bisa dilakukan oleh pihak kampus," ujar dia.

Di tengah memanasnya situasi, Rektor UIN Alauddin, Prof Hamdan Juhannis melalui keterangan tertulisnya berusaha menenangkan keadaan.

"Kami tegaskan bahwa pelaku yang ditangkap adalah murni oknum. Informasi yang menyebar di media hanyalah desas-desus. Pihak kampus menunggu penyampaian resmi polisi dan bila terjadi pelanggaran hukum, kami akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku yang bersangkutan," ujar dia.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran uang palsu ini. Meski sejumlah barang bukti telah diamankan, polisi belum bisa memberikan keterangan detail mengenai jumlah pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)