LANGIT7.ID-Jakarta; Pemerintah telah menetapkan 27 tanggal merah untuk tahun 2025 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang terbit pada 14 Oktober 2024. Namun, di tengah penetapan jadwal libur tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) menghadirkan wacana baru terkait libur Ramadan untuk sekolah umum.
"Sekolah-sekolah di luar sistem madrasah dan pesantren sedang kami wacanakan. Ya, sebetulnya di lingkungan Kementerian Agama khususnya di Pondok Pesantren itu libur" Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, dikutip Selasa (31/12/2024).
Baca juga: Antisipasi Dampak Kurs Dolar, Pemerintah Rombak Skema Pembiayaan Haji 2025Wacana libur sebulan penuh selama Ramadan untuk sekolah umum ini muncul setelah melihat implementasi di lingkungan pesantren. Kemenag tengah mengkaji penerapannya dengan mempertimbangkan berbagai aspek.
"Bagi yang non-Muslim, mari kita saling menghargai. Ramadan kali ini kita fokus bagaimana menciptakan Ramadan berkualitas, mulai dari anak kecil sampai dewasa," ujar dia.
Penerapan kebijakan ini bertujuan memberikan kesempatan bagi siswa untuk lebih menghayati nilai-nilai spiritual dan sosial selama bulan Ramadan. Kemenag terus mengembangkan konsep yang tepat untuk penerapannya.
Baca juga: Program Prioritas Kementerian Agama Jadi Trending Topic di TwitterDi lingkungan madrasah dan pesantren sendiri, program ini telah memungkinkan para santri untuk lebih fokus pada kegiatan ibadah. "Kami berharap anak-anak bisa lebih berkonsentrasi mengaji, menghafal Quran, dan mengamalkan nilai-nilai sosial Islam, tidak hanya teori di sekolah," kata dia.
SKB yang ditandatangani Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB dengan Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024 memang belum mencantumkan ketentuan khusus terkait libur Ramadan.
Nasaruddin menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam menyambut rencana ini. "Ramadan adalah bulan istimewa bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain ibadah puasa, ini juga momentum untuk mengamalkan amalan-amalan sosial yang pahalanya berlipat," tutupnya.
(lam)