LANGIT7.ID-,Jakarta; Penasihat utama keamanan nasional Donald Trump memberikan pernyataan tegas pada hari Minggu, menyatakan kelompok Hamas tidak akan pernah lagi berkuasa di Gaza.
Mike Waltz menegaskan dalam wawancara dengan CNN "State of the Union", "Mereka tidak bisa lagi menjadi organisasi teroris, dan mereka tidak akan pernah memerintah Gaza lagi. Titik."
Pernyataan ini disampaikan oleh Waltz, yang merupakan mantan anggota Kongres dan pernah bertugas dua kali di Afghanistan, beberapa jam setelah kesepakatan gencatan senjata mulai diberlakukan di wilayah Palestina yang kini porak-poranda.
Di tengah ketidakpastian tentang perkembangan gencatan senjata dan bagaimana pemulihan serta stabilitas jangka panjang Gaza bisa dijamin, Waltz tetap memandang situasi ini dengan optimis meski penuh kehati-hatian.
"Israel akan melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan hal ini. Dan Amerika Serikat, di bawah kepemimpinan Trump, akan mendukung mereka – untuk memastikan Hamas tidak akan pernah memerintah Gaza lagi," ujarnya.
"Meski begitu, bukan berarti tidak akan ada kantong-kantong perlawanan Hamas. Pertempuran mungkin masih akan berlanjut, dan jalan ke depan pasti akan sulit," tambahnya.
Menurut pandangan para pengamat, butuh upaya diplomasi yang kuat, berkelanjutan, dan terfokus untuk membangun masa depan Gaza yang stabil dan damai. Namun Waltz yakin Trump memiliki kemampuan untuk mewujudkan hal tersebut.
"Presiden Trump memiliki kemampuan unik untuk menyatukan semua pihak," katanya.
"Bisa jadi nanti akan ada pasukan keamanan yang didukung negara-negara Arab, atau gabungan dengan warga Palestina – tapi saya tidak ingin mendahului rencana yang sedang kami susun.
"Yang jelas, kerangka besarnya sudah ada."
(lam)