LANGIT7.ID, Jakarta-Setidaknya ada 5 fakta terbaru dari kasus yang membawa-bawa nama Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Apa saja fakta terbaru dari kasus yang ramai dalam beberapa hari terakhir ini? Disarikan dari sejumlah sumber, berikut faktanya:
1. Satryo sudah menemui 2 pegawai yang demo Mendiktisainstek Satryo Soemantri Brodjonegoro sudah menemui dua pegawai di lingkungan kementeriannya yang melakukan demo.
Salah satunya adalah Neni Herlina, yang santer diberitakan dipecat. Pada malam harinya setelah demo, di rumah dinas menteri di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Satryo menyebut sudah menemui dua tokoh aksi, Neni dan Suwitno.
"Kami undang ke kediaman kami, kita berbicara berdiskusi dengan jajaran kami dari Kemendiktisaintek," kata Satryo.
2. Satryo membantah pemecatanDalam kasus tersebut, Satryo membantah adanya pemecatan. Menurutnya, mutasi dan rotas dalam institusi adalah hal wajar.
"Kita tidak pernah memecat siapa-siapa, yang ada kementerian mengadakan mutasi atau rotasi itu sesuatu yang memang umum dikerjakan di institusi lembaga baik pemerintah ataupun nonpemerintah," ujarnya dikutip detik.com.
Usai dijelaskan, Satryo mengatakan pegawainya paham dengan kebijakan kementerian. Ia menyebut pegawainya itu lantas meminta maaf telah salah paham.
"Panjang lebar kami diskusi dengan mereka, akhirnya mereka paham dengan kebijakan kami dan tidak selamanya penempatan orang itu persis seperti yang diharapkan. Mereka mengatakan minta maaf karena salah paham tadi pagi, sehingga terkesan dipecat padahal ada mutasi dan rotasi tetap di Kemendiktisaintek," ujarnya.
4. Kementerian sedang lakukan restrukturisasiSatryo menjelaskan pada intinya Kemendiktisaintek sedang mengadakan restrukturisasi termasuk penetapan personel staf dan karyawan.
Ia mengungkap ada pergeseran posisi dari karyawan dan staf karena adanya perubahan dari Kemendikbutristek menjadi Kemendiktisaintek pada pemerintahan lalu lalu.
4. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco membuka peluang evaluasi Dikutip dari cnn, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad membuka peluang pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap Mendiktisaintek, Satryo Soemantri usai ramai-ramai didemo pegawai atas sejumlah tuduhan.
Dasco mengatakan pihaknya mempelajari kasus tersebut terlebih dahulu. Dia juga akan meminta Komisi X untuk memantau kasusnya.
"Tentunya kita akan pelajari, kita akan kaji dan tentunya nanti kita akan minta komisi teknis yang terkait dengan kementerian, juga untuk melakukan pemantauan dan evaluasi-evaluasi jika dianggap perlu," kata Dasco di kompleks parlemen, Senin (20/1).
5. Demo Senin Hitam Satryo sebelumnya didemo oleh pegawai di lingkungan kementerian dalam agenda yang disebut sebagai “Senin Hitam” pada Senin (20/1/25).
Massa yang tergabung dalam Paguyuban Pegawai Ditjen Dikti ini menggelar aksi damai di depan kantor Kemdiktisaintek sebagai solidaritas terhadap rekan mereka bernama Neni Herlina, yang baru saja diberhentikan dari jabatannya. (*)
(hbd)