LANGIT7.ID-Jakarta; Dampak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjadi tolok ukur utama dalam evaluasi 280 Proyek Strategis Nasional (PSN) era Presiden Joko Widodo yang kini berada di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah baru untuk memastikan setiap proyek infrastruktur memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan pentingnya memastikan proyek-proyek tersebut masih "on the track" dan sesuai dengan semangat strategis yang dicanangkan. Evaluasi menyeluruh ini akan menentukan keberlanjutan proyek-proyek tersebut berdasarkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi.
"Beliau meminta kita benar-benar mereview dengan baik. Beliau juga ingin terlibat secara langsung, karena pemerintah selalu melakukan evaluasi, mereview, sehingga ingin meyakinkan mana yang sudah on the track dan mana juga yang perlu mendapatkan koreksi," kata Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, dikutip Senin (27/1/2025).
Baca juga: Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Malaysia, Jejak yang Sama dengan SoehartoPresiden Prabowo Subianto sendiri akan terlibat langsung dalam proses evaluasi ini, mengindikasikan keseriusan pemerintah dalam mengkaji dampak ekonomi dari setiap PSN. Keterlibatan langsung presiden ini diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan terkait nasib proyek-proyek tersebut.
Ahmad Muzani dari Partai Gerindra mengakui bahwa detail evaluasi dampak ekonomi PSN masih dalam tahap pengkajian. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tengah menyusun parameter yang komprehensif untuk mengukur efektivitas proyek-proyek tersebut terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Evaluasi yang dilakukan tidak hanya sekadar menilai progress pembangunan fisik, tetapi juga menganalisis seberapa besar kontribusi setiap proyek terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Aspek multiplier effect menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan keberlanjutan proyek-proyek tersebut.
Parameter lain yang akan digunakan dalam evaluasi mencakup penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan pendapatan masyarakat sekitar, dan potensi pengembangan ekonomi wilayah. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif tentang manfaat nyata PSN bagi masyarakat.
Meski belum ada timeline pasti kapan evaluasi ini akan rampung, namun keterlibatan langsung Presiden Prabowo menunjukkan urgensi dari proses evaluasi ini. Hasil evaluasi nantinya akan menentukan apakah proyek-proyek tersebut akan dilanjutkan, dimodifikasi, atau bahkan dihentikan.
Keputusan ini dinilai sebagai langkah strategis mengingat besarnya investasi yang telah dikucurkan untuk PSN selama era kepemimpinan Presiden Jokowi. Dengan evaluasi berbasis dampak ekonomi ini, pemerintah berupaya memastikan setiap rupiah yang diinvestasikan memberikan return optimal bagi kesejahteraan masyarakat.
(lam)