LANGIT7.ID-Setelah meluncurkan produk air conditioner (AC) yang memiliki fitur pengingat shalat, Muhammadiyah kembali menggebrak umat dengan layanan ojek online Muhammadiyah, Zendo.
Zendo adalah layanan ojek online milik Muhammadiyah, yang melayani jasa transportasi online mirip Gojek atau Grab.
Seperti apa fakta menarik dari bisnis Muhammadiyah satu ini?
1. Telah ada sejak 2015 Disebutkan, Zendo sebenarnya sudah ada sejak 2015. Layanan kemudian berkembang dan mencapai titik trendingnya pada awal 2025.
2. Diprakarsai kader perempuan MuhammadiyahUsaha ini diprakarsai Lutfy Azizah, kader perempuan Muhammadiyah kelahiran Tulungagung, Jawa Timur. Zendo merupakan singkatan dari Zein Delivery Order. Zein sendiri adalah nama dari anak Lutfy.
Lutfy membangun bisnisnya ini pada akhir September 2014 dengan mengandalkan pesan singkat melalui BlackBerry Messenger atau BBM. Saat ini, menurut Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Ghufron Mustaqim, menjelaskan bahwa saat ini layanan ini telah menjadi bagian dari jaringan pengusaha Muhammadiyah.
3. Sudah tersebar di 70 kota Sebanyak 70 kabupaten/kota kini kabarnya sudah dilayani oleh Zendo. Mitra pengemudinya mencapai 700 mitra dan kemungkinan akan terus berkembang.
Beberapa wilayah yang sudah dilayani di antaranya, Yogyakarta, Tulungagung, Sidoarjo, Indramayu, Garut, Bekasi, Tangerang, Malang, Lumajang, Bangkalan, Pekanbaru, Banjarmasin, Batam, Bali, dan wilayah lainnya.
4. Pelanggan bisa memesan melalui WA Zendo tidak hanya melayani pelanggan melalui aplikasi, tetapi juga menyediakan pemesanan lewat WhatsApp customer service. Dengan cara ini, tim CS akan langsung menghubungi mitra pengemudi untuk melaksanakan pesanan pelanggan, sehingga prosesnya menjadi lebih praktis.
Selain layanan antar-jemput penumpang, Zendo juga menawarkan berbagai fitur tambahan. Fitur tambahan seperti pengantaran makanan, pengiriman barang, jasa kebersihan, hingga perbaikan rumah. Hal ini menjadikan layanan ini kompetitif di tengah persaingan dengan aplikasi ojek online lainnya.
5. Skema bagi hasil 20 persen dengan mitra driver CEO dan pendiri Zendo, Lutfy Azizah mengatakan skema bagi hasil 20% digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh mitra driver Zendo.
“Kita itu mementingkan kepentingan semua orang ya, maksudnya untuk driver itu kita tidak motong dengan banyak banget, tidak sampai 50%, kita di angka 20% untuk bagi hasilnya,” kata Lutfy dilansir dari Bisnis.
Bagi yang ingin menggunakan layanan Zendo, kamu dapat mengunduh atau memesan langsung melalui nomor WhatsApp yang tersedia di akun Instagram resmi @zendo_id.(*)
(hbd)