LANGIT7.ID - Menyeruput kopi kerap diandalkan bila seseorang ingin fokus, termasuk membantu kebutuhan melek alias terjaga semalaman jika diperlukan.
Bagaimana bila kopi memberi efek sebaliknya?
Pakar menyebut secangkir kopi rata-rata mengandung sekitar 90 miligram kafein. Jumlah itu sekira dua kali lipat kafein pada sekaleng Diet Coke, dan tiga hingga empat kali lebih banyak dari jenis minuman lain seperti teh.
Ternyata, para peneliti mengungkap kopi sebenarnya bisa membuat seseorang mengantuk seiring waktu, tepatnya memperkuat rasa kantuk.
"Ini adalah paradoks kafein. Dalam jangka pendek, kafein membantu perhatian dan kewaspadaan yang membantu tugas kognitif dan meningkatkan energi," papar profesor psikiatri di Departemen Psikiatri Universitas Washington, Mark Stein.
Hanya saja, imbuhnya ada efek kumulatif, atau dampak jangka panjang justru memiliki efek sebaliknya.
Berikut alasan mengapa kopi sebenarnya bisa membuat kita lebih mengantuk, dinukil dari laman
Eat This Not That, Kamis (23/9/2021).
1. Saat kopi habis ada efek ingin tidurBeberapa ahli tidur menyebut dorongan kuat untuk tidur sebagai perasaan alami tubuh sebagai kebutuhan tidur yang meningkat sepanjang hari.
Seorang ahli saraf tidur di Universitas Johns Hopkins, Seth Blackshaw mengatakan, ketika efek kafein dalam kopi mereda, dorongan tidur bisa sangat parah. Satu-satunya cara yang terbukti tepat untuk memperbaikinya, kata dia, adalah dengan tidur.
2. Tubuh membangun toleransi kafeinBlackshaw mengatakan semakin lama seseorang minum kopi, semakin cepat hati menghasilkan protein yang memecah kafein. Ini adalah kasus klasik peningkatan toleransi mengingat kafein adalah obat.
Semakin banyak kafein yang dikonsumsi, semakin banyak protein pemecah dibutuhkan untuk mengalami dampak yang sama.
Namun, apa yang terjadi ketika seseorang minum terlalu banyak kafein? Tertidur dengan mudah mungkin lebih sulit untuk dilakukan, padahal bisa jadi tubuh sudah membutuhkan tidur.
3. Kafein dapat membuat dehidrasiDisebutkan dalam laporan
Times bahwa kopi dapat membuat seseorang dehidrasi. Kopi bersifat diuretik, sehingga memicu tubuh mengeluarkan kelebihan air.
Itulah salah satu alasan kopi dapat menyebabkan kelelahan fisik, seperti yang ditunjukkan oleh Christina Pierpaoli Parker, seorang peneliti tidur di
University of Alabama.Meski penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguatkan fakta tesebut.
4. Cara konsumsi kopi yang salahPara ahli dalam laporan
Times menyarankan bahwa jika seseorang tidak merasakan efek kopi, yakni menjadi bersemangat, cobalah mengubah seberapa sering meminumnya.
Coba mengambil jeda tak minum kopi beberapa hari agar membuat respons tubuh tumbuh lebih sensitif lagi.
Pakar juga tak merekomendasikan mengandalkan kafein sebagai energi utama. Bila butuh fokus namun lelah, coba keluar berjalan-jalan sejenak atau luangkan waktu tidur siang.
(arp)