LANGIT7.ID-, Jakarta - - Aktor kawakan
Tio Pakusadewo memberi pengakuan yang mengejutkan, yaitu pernah belajar
membaca Al-Qur'an dari narapidana
teroris (napiter) bom Bali, Ali Imron. Pengalaman itu dilaluinya saat ia menjalani hukuman penjara di Polda Metro Jaya atas kasus penyalahgunaan narkoba.
"Waktu di Polda kebetulan setiap Ashar ada orang yang datang ke selku. Semua panggil dia 'Ustadz'. Gue temuinlah. Ngobrol, ngobrol, ternyata dialah orang yang bernama Ali Imron, teroris Bom Bali," cerita Tio, dikutip dari kanal TS Talks, Senin (17/2/2024).
Baca juga: Akui Makin Religius, Reino Barack Tersentuh Kebiasaan Syahrini Mengaji di RumahArtis berusia 62 tahun ini kemudian menceritakan saat pertama berkenalan dengan Ali Imron. Kala itu dirinya ditanya apakah bisa
mengaji.
"'Bisa ngaji nggak? Nggak bisa, sudah lupa. Mau belajar pakai metode saya? Maulah. Jadi itulah guru ngaji gue, yaitu Ali Imron," kata pria yang pernah dipenjara dua kali karena kasus yang sama.
Tio mengatakan saat itu Ali Imron menjanjikan belajar mengaji dengan metodenya tidak membutuhkan waktu lama, hanya dua kali pertemuan bisa membaca Al-Qur'an.
"Benar, dua kali pertemuan gue sudah mampu lagi untuk baca Al-Qur'an. Kerenlah metodenya," tegasnya.
Baca juga: Prof Quraish Shihab: Ibadah Tak Hanya Mengaji, Tapi Aspeknya LuasDalam video yang beredar di media sosial, Tio mengungkapkan bahwa metode Ali Imron tidak menuntut untuk menghafal. Cara yang diberikan yaitu dengan mengenali bentuk
huruf hijaiyah, mengenal suara, dan memahami maknanya.
"Cara ini benar-benar berhasil untuk saya," kata artis yang populer di era 80-an ini.
Perjalanannya memperdalam agama Islam terus berlanjut hingga ia diangkat menjadi Duta Al-Qur'an oleh Masjid Istiqlal pada tahun lalu.
"Saya tidak menyangka. Setelah berperan dalam Para Pencari Tuhan, tiba-tiba ada yang menawarkan saya menjadi Duta Al-Qur'an. Saya percaya ini adalah hidayah," pungkasnya.
(est)