Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 17 Juni 2026
home sosok muslim detail berita

Sosok Nyai Siti Walidah, Tokoh Perempuan Muhammadiyah yang Berdakwah dengan Naik Kuda

haris budiman Rabu, 19 Februari 2025 - 06:53 WIB
Sosok Nyai Siti Walidah, Tokoh Perempuan Muhammadiyah yang Berdakwah dengan Naik Kuda
Foto repro Nyai Siti Walidah. (muhammadiyah.or.id)
LANGIT7.ID-Di organisasi Muhammadiyah ada sosok pejuang dakwah perempuan bernama Nyai Siti Walidah.

Siti Walidah adalah istri Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah memiliki jasa yang luar biasa. Selain mendirikan ‘Aisyiyah, ia juga berperan dalam meningkatkan harkat dan martabat perempuan.

Ketokohan Nyai Siti Walidah dalam menyebarkan dakwah dikenang sampai hari ini. Dalam sebuah kisah, Nyai Walidah bahkan sempat berdakwah dari Yogyakarta ke pelosok wilayah di Jawa Tengah, di Desa Batur, Banjarnegara.

Dikisahkan kedatangan Nyai Siti Walidah ke Batur terjadi pada kisaran tahun 1929. Karena kondisi jalan yang masih belum baik, dan tidak bisa dilalui kendaraan, Nyai Walidah datang dari Yogyakarta kemudian turun di Kejajar, Wonosobo dan dijemput dengan naik kuda sampai ke Batur.

Diceritakan oleh sesepuh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Batur, Kabupaten Banjarnegara Muhammad Faizin, saat sampai di Kejajar, Nyai Siti Walidah dijemput dengan dua kuda.

"Kuda milik Wak Dahlan (paman Faizin) dengan warna merah sandel, dengan satu kudanya lagi berwarna hitam sabu,” ungkap Faizin, yang akrab disapa Mbah Faizin sebagaimana dikutip dari muhammadiyah.or.id.

Jarak yang harus ditempuh oleh Nyai Walidah dari Kejajar sampai Batur saat itu diperkirakan memakan waktu sampai lima jam perjalanan. Lamanya waktu yang digunakan itu lantaran ada pengiring untuk menyambut kedatangan Nyai Walidah.

Terkait dengan rombongan yang mendampingi Nyai Walidah dari Yogyakarta, Mbah Faizin tidak mengetahui. Karena Mbah Faizin belum ada waktu itu, kisah yang diceritakannya ini bersumber dari tradisi tutur.

Tak hanya Nyai Siti Walidah yang datang ke Batur, tapi juga ada Jenderal Sudirman yang datang ke Batur pada 1936 yang mengikuti kemah Kepanduan Hizbul Wathan (HW) di Lapangan Batur.

“Pak Dirman saat itu masih Pandu HW, itu programnya HW kemah di Batur. Kami dengan Pak Dirman berjalan kaki dari Pekalongan atau Batang gitu ke Baturnya,” ungkapnya.***

(hbd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 17 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)