LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden Uni Emirat Arab (UEA) menegaskan kembali sikap negaranya yang menentang pengusiran warga Palestina dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada hari Rabu, seperti dilaporkan kantor berita UEA WAM.
Sheikh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan menerima Rubio di Abu Dhabi, di mana keduanya membahas kerja sama bilateral dan cara-cara untuk memperkuat hubungan, menurut media pemerintah UEA.
Pembicaraan mereka juga mencakup isu-isu regional dan internasional, dengan fokus pada Timur Tengah dan krisis yang sedang berlangsung di Gaza.
Sheikh Mohamed menegaskan kembali penolakan UEA terhadap pemindahan paksa warga Palestina dan menekankan perlunya jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan melalui solusi dua negara.
Dia juga menekankan pentingnya menghubungkan upaya rekonstruksi Gaza dengan stabilitas dan perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut.
Pemimpin UEA memperingatkan tentang perluasan konflik, dengan mengatakan hal itu menimbulkan ancaman signifikan bagi keamanan regional.
Pejabat senior UEA, termasuk Penasihat Keamanan Nasional Sheikh Tahnoon bin Zayed Al-Nahyan dan Menteri Luar Negeri Sheikh Abdullah bin Zayed Al-Nahyan, menghadiri pertemuan tersebut.
UEA telah menyerukan de-eskalasi di Gaza dan terus mendorong upaya bantuan kemanusiaan di wilayah Palestina.
(lam)