Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home masjid detail berita

Hebat, di Bali Ada Masjid Beri Makan Siang Gratis Selama Pandemi

fajar adhitya Senin, 12 Juli 2021 - 18:10 WIB
Hebat, di Bali Ada Masjid Beri Makan Siang Gratis Selama Pandemi
Ilustrasi berbagi makanan di masa pandemi seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Denpasar - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali membuat aktivitas masyarakat terhambat. Guna membantu meringankan beban warga, Masjid Agung Jamik Singaraja di Buleleng, Bali membuat program makan gratis.

Pengurus masjid mendirikan Warung Makan MJ. Setiap harinya, warung tersebut menyediakan sekitar seratusan porsi untuk warga yang shalat dzuhur maupun mereka yang hanya datang untuk makan siang.

"Rasulullah bersabda, sedekah terbaik itu dengan memberikan makanan. Makanya kami membuka stand makan siang gratis bagi masyarakat umum. Meskipun bukan muslim, kami tetap terbuka," kata Humas Masjid Agung Jamikk Singaraja Muhammad Agil.
Hebat, di Bali Ada Masjid Beri Makan Siang Gratis Selama Pandemi
Mengutip akun Facebook Warung Makan MJ, program makan siang gratis ini dimulai Oktober 2020. Sampai hari ini, Masjid Agung Jamik Singaraja telah menyuguhkan puluhan ribu porsi untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan makan selama pandemi.

Agil mengatakan, selain membantu warga, program tersebut sedianya dibuat untuk meramaikan jamaah shalat dzuhur. Selama pandemi, masjid terlihat lebih sepi.

"Dengan adanya program ini warga bisa datang ke masjid sekalian shalat dan makan siang. Intinya juga untuk membantu ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Warung Makan MJ didirikan dengan semangat gotong royong sebagaimana yang diajarkan Rasulullah. Motivasi lainnya ialah menjadikan masjid sebagai sentra aktivitas, saluran silaturahim antarwarga.

Selain untuk beribadah, masjid mempunyai nilai nilai lainnya. Diantaranya merupakan simbol eksistensi umat Islam disebuah wilayah. Pada zaman nabi, masjid dijadikan pusat kegiatan, mulai dari pembelajaran hingga mengatur strategi. Masjid hadir untuk umat. Saat ini, masjid mampu menyuguhkan 120 lebih porsi makanan selepas dzuhur.

"Inilah yang menjadi dasar pemikiran kami. Menyediakan makan dimasjid. Awalnya hanya untuk 40 porsi naik jadi 60, skrg Alhamdulillah sudah stabil di angka 90-98 porsi," kata Pengurus Warung Makan MJ.

Menu yang disajikan pun beragam. Nasi dengan lauk-pauk, sayuran, hingga sate. Pada beberapa kesempatan, Warung Makan MJ juga berkolaborasi dengan komunitas untuk menambah varian menu dan memperluas jumlah penerima.
Hebat, di Bali Ada Masjid Beri Makan Siang Gratis Selama Pandemi
Pengelola menjaga menu yang disajikan agar tetap memenuhi aspek gizi dan rasa. Tiga macam lauk dan sayur adalah menu pokok yang wajib ada setiap hari. Warga juga antusias dengan mengirim ikan segar atau lauk lainnya.

"Kami tidak pernah meminta sumbangan door to door untuk kegiatan ini. Kami menyediakan celengan sedekah dengan komitmen yang akan diambil oleh petugas disertai dengan disertai surat tanda terima," kata pengelola warung.

Anggaran tiap porsinya tidak menggunakan amal jamaah di masjid. Pengurus memanfaatkan sumber pemasukan lain seperti donatur dan membuat kencleng amal khusus untuk program ini.

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)