LANGIT7.ID, Yogyakarta - Kampung Wisata Rejowinangun merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di Yogyakarta. Terletak di Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, kampung ini menawarkan wisata edukasi agro, kerajinan, kuliner, sejarah, seni budaya, hingga souvenir.
Kampung yang dirintis sejak tahun 2010 tersebut memiliki banyak obyek wisata menarik yang patut dikunjungi. Sahabat Langit7 mendapat kesempatan melihat beragam jenis binatang di Kebun Raya Kebun Binatang (KRKB) Gembiraloka.
Rejowinangun memiliki klaster Kampung Budaya yang terdapat di RW 1-5. Di sini, Sahabat Langit7 dapat menemukan beragam potensi seni budaya, salah satunya Sanggar Tari Sekar Arum.
Sanggar ini mengajarkan tarian tradisional, khsususnya tari Jawa. Sanggar tari ini rutin berlatih setiap hari Kamis sore pukul 16.00 Wib di Pendopo Bapak Frans Gunawan yang berada di Rejowinangun RW 09.
Baca juga:
Menikmati Warna Warni Lahan Bawang di EnrekangSelain itu, ada juga Karawitan dan Panembromo Reno Budoyo Rini. Di sini, kamu bakal mendapat bimbingan dari Bapak Untung Suparjo yang rutin berlatih setiap jumat malam pukul 19.00 WIB.
Seni budaya lainnya yang bisa dinikmati ialah Cokekan, Gejog Lesung, Macapatan, Keroncong, Campursari, Kethoprak Sekar Budoyo, Pelatihan Bahasa Jawa, Hadroh, dan Siteran.
Kampung Wisata Rejowinangun juga memiliki klaster Kampung Kerajinan yang terletak di RW 6 dan 7. Di sini, banyak sekali para perajin atau warga yang mempunyai usaha kerajinan, mulai dari Kerajinan Batik, Kerajinan Lukis Kaca terbalik, Kerajinan Fiber, Kerajinan blangkon, hingga Kerajinan dari Sampah An Organik.
Kerajinan lainnya ialah Kerajinan Akrilik, Kerajinan Sulam Pita, Kerajinan Kulit, dan Kerajinan souvenir.
Selepas beraktivitas, Sahabat Langit7 bisa mampir mencicipi ragam kuliner di Kampung Wisata Rejowinangun yang berada di RW 10. Kamu bisa menikmati Bakmi Jowo Mbah Gito, melihat Industri Pembuatan Tempe, dan Makanan tradisional lainnya.
Baca juga:
Pesona Hutan Pinus di Desa Wisata Kaki Langit MangunanAda juga klaster Kampung Herbal yang terletak di RW 8 dan 9. Klaster ini menampilkan produk jamu gendong dan jamu instan, dengan produk unggulan jamu J’GER.
Sementara klaster Kampung Agro terletak di RW 11, 12, dan 13. Klaster ini menampilkan ragam agrowisata, mulai dari pertanian, peternakan, dan perikanan.
Kampung ini juga memiliki potensi adat istiadat seperti Tingkeban (tujuh bulanan kehamilan), dan Upacara adat wiwit pari. Rejowinangun juga menawarkan wisata sejarah dengan menampilkan
Benteng peleman, Nogobondo, dan Situs manuk beri.
Bagi yang ingin tinggal lebih lama, pihak pengelola menyediakan penginapan berupa homestay di rumah penduduk Kampung Wisata Rejowinangun.
(sof)