LANGIT7.ID- Jakarta; Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang kita merasa tersinggung oleh sikap atau ucapan orang lain. Namun, benarkah mereka berniat menyakiti kita? Ustadz Khalid Basalamah melalui kanal YouTube-nya kembali mengingatkan pentingnya menjaga prasangka baik atau husnuzan, terutama di tengah interaksi sosial yang makin kompleks saat ini.
Dalam postingan di youtube pribadinya, Ustadz Khalid menyampaikan bahwa banyak kesalahpahaman yang justru berawal dari cepatnya kita menilai orang lain hanya dari satu kejadian atau ucapan. Padahal bisa jadi, ada hal-hal yang tidak kita ketahui di balik perbuatan tersebut. “Jangan biarkan perasaan negatif merusak kedamaian hati kita,” ujarnya tegas.
Ustadz Khalid kemudian mengutip firman Allah SWT dalam Surat Al-Ḥujurāt ayat 12 sebagai landasan penting dalam menjaga prasangka:
“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Ḥujurāt: 12)
Ayat ini menjelaskan bahwa prasangka negatif bisa menjadi dosa besar, apalagi jika berujung pada ghibah atau mencari-cari kesalahan. Allah SWT dengan tegas mengingatkan kita untuk menahan diri dari perilaku semacam itu, karena dampaknya bukan hanya pada orang lain, tetapi juga pada ketenangan hati kita sendiri.
Menurut Ustadz Khalid, berbaik sangka bukan berarti membenarkan setiap kesalahan, tetapi mencoba untuk melihat sisi positif dari sebuah keadaan. Misalnya, ketika seseorang terlihat mengabaikan kita, bisa jadi ia sedang dalam kondisi sulit, bukan karena meremehkan. Dengan berpikir seperti ini, kita tidak hanya menjaga hubungan sosial, tetapi juga menjaga hati dari penyakit kebencian.
Sebagai penutup, Ustadz Khalid juga mengingatkan pentingnya menyebarkan pesan-pesan kebaikan. Beliau mengutip hadits dari Abu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR Muslim: 1893)
Dengan begitu, menyebarkan nasihat untuk tetap berbaik sangka juga merupakan bentuk ibadah yang berpahala.
(lam)