Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 Juli 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Cara Menasihati Anak dengan Panduan Al Quran dan Hadist

fajar adhitya Rabu, 29 September 2021 - 06:50 WIB
Cara Menasihati Anak dengan Panduan Al Quran dan Hadist
Cara menasihati anak dengan panduan Al Quran dan hadist. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Bandung - Orang tua harus memahami cara menasihati anak. Panduannya harus mengacu pada Al Quran dan hadist agar buah hati kelak memiliki pondasi keimanan yang kuat.

Kepala Sekolah MTs Manba'ul Huda, Pesantren Persis 110 Bandung, Rofik mengatakan, pendidikan dasar yang harus diterima anak adalah nasihat, karena agama merupakan nasihat.

"Dan nasihat pertama yang harus diterima anak adalah nasihat dari Al Quran dan sunnah," kata Rofik melansir laman persis.or.id.

Dia pun mengutip hadist dari Sahabat Ibnu Abbas, dia berkata: "Rasulullah memelukku dan berucap, "Ya Allah, ajarkanlah Al-Qur'an kepadanya".

"Hal ini menjadi tanda bahwa Al-Quran sebaiknya dipelajari saat masih anak-anak,"

Nasihat tersebut bertujuan agar anak mempunyai pondasi keimanan yang kuat ketika mengarungi kehidupan dunia kelak. "Islam sebagai agama rahmatan lil 'alamin mempunyai metode dan cara yang spesifik untuk mendidik anak," ujarnya.

Calon penyandang gelar Doktor dalam bidang adminstrasi pendidikan ini berpandangan, peran orang tua sangat penting dalam mengenalkan pendidikan Al Quran dan sunnah kepada anak sejak usia dini.

Sebab, merekalah yang sangat memengaruhi tumbuh dan kembangnya pondasi agama dalam diri seorang anak. Jika orang tua memang minim pendidikan agamanya, masukanlah anak-anaknya ke lembaga pendidikan Islam.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan