Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home masjid detail berita

Menghindari Iri Hati: Pesan Bijak Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

miftah yusufpati Rabu, 21 Mei 2025 - 04:15 WIB
Menghindari Iri Hati: Pesan Bijak Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani
Syaikh Abdul Qadir al Jilani banyak yang mengultuskan. Ilustrasi: shopee
LANGIT7.ID-Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, dalam kitabnya Futuh Al-Ghaib, memberikan nasihat yang mendalam tentang bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap kehidupan orang lain, terutama tetangga yang hidup lebih mapan dan bahagia. Beliau mengingatkan kita untuk tidak terperangkap dalam rasa iri, karena hal tersebut dapat merusak iman dan mendatangkan keburukan.

Dalam nasihatnya, Syaikh Abdul Qadir berkata: "Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kau merasa iri terhadap tetanggamu yang hidup senang dan memperoleh rahmat dari Tuhan? Tidakkah kau tahu bahwa perasaan iri hanya akan melemahkan imanmu, menjauhkanmu dari Tuhan, dan membuatmu dibenci-Nya?"

Beliau mengutip sabda Nabi Muhammad SAW, yang menyebutkan bahwa orang yang iri hati adalah musuh rahmat Allah dan perasaan iri itu dapat menghapus segala kebaikan yang kita lakukan, sebagaimana api yang membakar kayu.

Beliau mengingatkan bahwa rezeki yang Allah karuniakan kepada setiap hamba-Nya adalah bagian dari takdir dan kehendak-Nya. Setiap orang menerima karunia sesuai dengan apa yang telah ditentukan-Nya.

Syaikh Abdul Qadir menegaskan bahwa iri terhadap orang lain yang menerima nikmat-Nya sama saja dengan menentang takdir Allah, yang mana ini adalah perbuatan zalim. "Apakah kamu lebih zalim dan bodoh dari itu?" katanya. Allah tidak akan mengubah takdir-Nya untuk seorang hamba, dan apa yang telah diberikan kepada seseorang adalah haknya yang telah ditentukan.

Baca juga: Keadaan Rohani Manusia Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Syaikh Abdul Qadir juga memberikan gambaran menarik tentang sikap iri hati. Ia berkata, "Lebih baik kamu iri terhadap bumi yang menyimpan harta kekayaan seperti emas dan perak yang dipendam oleh para raja terdahulu, daripada iri terhadap saudaramu yang menikmati rahmat Allah."

Hal ini seperti seseorang yang tidak iri terhadap kekuasaan seorang raja, tetapi justru iri terhadap seekor anjing yang hidup di istana raja, diberi makanan dari dapur kerajaan, meskipun statusnya jauh lebih rendah.

Beliau mengingatkan kita untuk memikirkan nasib tetangga kita di Hari Kebangkitan. Jika mereka tidak mematuhi perintah Allah meskipun menikmati karunia-Nya, mereka akan menanggung beban yang berat. Sebaliknya, kita yang sabar dan ikhlas dengan nasib, meskipun hidup dalam keterbatasan, akan mendapatkan perlindungan dan kenikmatan di bawah naungan Arsy Allah pada Hari Akhir.

Baca juga: Kisah Sufi Syaikh Abdul Qadir: Tiga Guru dan Penunggang Bagal

Akhirnya, Syaikh Abdul Qadir menegaskan bahwa sikap sabar dalam menghadapi ujian hidup, bersyukur atas segala rahmat yang Allah berikan, dan menyerahkan segala urusan kepada-Nya adalah kunci untuk meraih kebahagiaan sejati, baik di dunia maupun di akhirat.

Semoga kita senantiasa diberi kesabaran, dijauhkan dari rasa iri hati, dan selalu bersyukur atas segala nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita.

(mif)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)