LANGIT7.ID–Jakarta; Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) menggagas pendekatan baru dalam pelaksanaan ibadah kurban lewat webinar bertajuk Eco-Qurban: Penyelenggaraan Pelatihan Penanganan dan Penyembelihan Hewan Kurban Ramah Lingkungan, Sabtu (24/5).
Lewat pelatihan ini, BCA Syariah mengajak masyarakat untuk memahami bahwa ibadah kurban tak hanya soal spiritualitas, tapi juga tentang kepedulian sosial dan keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi strategis dilakukan bersama Pusat Kajian Science Halal (HSC) IPB University, menghadirkan dua narasumber ahli: Dr. Salahuddin El Ayyubi, Lc., M.A., anggota Lembaga Dakwah Khusus MUI sekaligus dosen Ekonomi Syariah IPB, serta drh. Sugeng Dwi Hastono, dokter hewan dan praktisi penyembelihan dari Amanah Veterinary Services.
Kegiatan ini turut dibuka oleh Ketua Dewan Pengawas Syariah BCA Syariah, Prof. Dr. H. Fathurrahman Djamil, M.A, dan Ketua HSC IPB University, Prof. Dr. Ir. Khaswar Syamsu, M.Sc. Acara daring ini sukses menjangkau lebih dari 150 peserta, yang terdiri dari pengurus masjid dan masyarakat umum dari berbagai daerah di Indonesia.
Direktur BCA Syariah Ina Widjaja menegaskan bahwa ibadah kurban seharusnya membawa makna yang lebih luas. “Ibadah kurban punya makna yang lebih dalam dari ketaatan spiritual. Ibadah tersebut merupakan wujud nyata dari kepedulian kita terhadap masyarakat. Lebih dari itu, eco-qurban atau kurban ramah lingkungan sangat sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan yang memperhatikan keselarasan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola,” ujarnya dalam webinar, Sabtu (24/5/2025).
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi mendalam terkait fikih kurban, teknik penyembelihan yang sesuai syariat, serta praktik penanganan hewan kurban yang ramah lingkungan. Salah satu fokus utama adalah mengajak masyarakat tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai, dan memastikan pengelolaan limbah pemotongan dilakukan dengan cara yang tidak mencemari lingkungan.
Tak hanya itu, pelatihan ini juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang standar hygiene dan sanitasi hasil sembelihan, agar daging kurban memiliki kualitas yang lebih baik dan layak konsumsi.
“Kami berharap pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman dan keahlian penyembelihan kurban bagi pengurus masjid yang telah menjadi mitra BCA Syariah dan masyarakat umum. Dengan pelaksanaan kurban yang baik, higienis serta ramah lingkungan, semoga ibadah kurban kita menjadi lebih bermakna dan membawa keberkahan bagi masyarakat dan lingkungan,” tambah Ina.
Kegiatan Eco-Qurban ini menjadi bukti nyata komitmen BCA Syariah dalam mendorong literasi masyarakat berbasis nilai Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek kehidupan sehat, konsumsi bertanggung jawab, dan pengurangan sampah.
(lam)