LANGIT7.ID-Geneva; Kerja keras Novak Djokovic untuk merengkuh gelar ke 100 akhirnya terwujud.
Yang menarik, petenis legend asal Serbia telah memenangkan gelar di seluruh dunia—dan luar biasanya, hampir tiga perempat dari 100 gelar kariernya adalah gelar "besar".
Novak Djokovic telah mencapai hampir semua hal yang mungkin dalam tenis, tetapi di Jenewa pada Sabtu lalu, ia menorehkan milestone baru.
Petenis asal Serbia itu meraih gelar ke 100 setelah mampu bangkit dari keunggulan satu set lawan—serta ketertinggalan 4-2 di set ketiga—untuk mengalahkan petenis Polandia, Hubert Hurkacz, dengan skor 5-7, 7-6(2), 7-6(2). Dengan kemenangan ini, Djokovic meraih gelar ke-100 dalam kariernya di kota indah di Swiss tersebut.
Dia kini menjadi pemain ketiga dalam Era Terbuka (Open Era) yang mencapai 100 gelar karier, bergabung dengan Jimmy Connors dan Roger Federer dalam daftar yang sangat eksklusif.
Connors meraih gelar ke-100-nya di US Open 1983, sementara Federer mencapai pencapaian itu di Dubai 2019.
GELAR TERBANYAK DI ERA TERBUKA (putra, level tur):- 109: Jimmy Connors
- 103: Roger Federer
- 100: Novak Djokovic
- 94: Ivan Lendl
- 92: Rafael Nadal
100 gelar Djokovic tersebar di seluruh dunia—meliputi 4 benua, 19 negara, dan 29 kota.
- Benua dengan gelar terbanyak: Eropa (45)
- Negara dengan gelar terbanyak: Amerika Serikat (18)
- Kota dengan gelar terbanyak: London dan Paris (masing-masing 11)
100 GELAR NOLE BERDASARKAN BENUA (4):- 45: Eropa
- 22: Amerika Utara
- 21: Asia
- 12: Australia
100 GELAR NOLE BERDASARKAN NEGARA (19):- 18: Amerika Serikat
- 12: Australia, Prancis, Inggris
- 11: Tiongkok
- 8: Italia
- 5: Uni Emirat Arab
- 4: Kanada
- 3: Serbia, Spanyol
- 2: Monako, Qatar, Swiss
- 1: Austria, Israel, Jepang, Kazakhstan, Belanda, Portugal
100 GELAR NOLE BERDASARKAN KOTA (29):- 11: London, Paris
- 10: Melbourne
- 6: Beijing, Miami, Roma
- 5: Dubai, Indian Wells, New York, Shanghai
- 3: Belgrade, Madrid
- 2: Adelaide, Cincinnati, Doha, Monte Carlo, Montreal, Toronto, Turin
- 1: Amersfoort, Astana, Basel, Eastbourne, Estoril, Jenewa, Metz, Tel Aviv, Tokyo, Wina
Catatan: Djokovic telah memenangkan Cincinnati Open tiga kali, tetapi hanya dua (2018 & 2023) yang benar-benar dimainkan di Cincinnati. Gelar 2020 dipindahkan ke New York karena pandemi COVID-19.
Luar biasanya, hampir tiga perempat gelarnya (72 dari 100) adalah gelar "besar", mencakup Grand Slam, ATP Finals, Masters 1000, dan Olimpiade.
100 GELAR NOLE BERDASARKAN LEVEL:- 24: Grand Slam
- 7: ATP Finals
- 40: Masters 1000
- 1: Olimpiade
- 15: ATP 500
- 13: ATP 250
Terakhir, hampir tiga perempat gelarnya (71 dari 100) diraih di **lapangan keras**, meskipun gelar ke-100 di Jenewa diraih di
lapangan tanah liat.
100 GELAR NOLE BERDASARKAN PERMUKAAN:- 71: Keras (52 outdoor, 19 indoor)
- 21: Tanah liat (semua outdoor)
- 8: Rumput (semua outdoor)
Akankah Djokovic meraih gelar Grand Slam ke-25*—dan gelar ke-12 di Paris (yang akan menjadi rekor kota terbanyak)—di Roland Garros dua minggu ke depan? Pantau terus Tennis.com!
Total Hadiah Uang di Jenewa 2025: €596.035 (naik 2,89% dari tahun lalu)- Juara: €90.675 setara 1,541,475.000 (naik 2,9% dari Casper Ruud tahun lalu)
- Runner-up: **€52.980** (naik 3,1% dari 2024) (*/saf/tennis)
(lam)